Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 11:42 WIB

Pidato Victor, Gerindra Akui Miliki Saksi

Oleh : Willi Nafie | Jumat, 4 Agustus 2017 | 20:31 WIB
Pidato Victor, Gerindra Akui Miliki Saksi
Wasekjen Bidang Hukum dan HAM Partai Amanat Nasional (PAN), Surya Iman Wahyudi - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wasekjen Bidang Hukum dan HAM Partai Amanat Nasional (PAN), Surya Iman Wahyudi mengaku mendapat rekaman video politik Ketua Fraksi Partai NasDem Victor Bungtilu Laiskodat langsung dari orang yang ada di lokasi.

"Kita pertama dapat kirim langsung dari orang yang hadir di lapangan, terus kita jadikan dalam bentuk CD atau flashdisk kemudian tentunya dalam pembuktian ada saksi di TKP," kata Wasekjen Bidang Hukum dan HAM PAN, Surya Iman Wahyudi, Jumat (4/8/2017).

Meski tidak membeberkan siapa yang mengirim video tersebut. Namun, Wahyudi mengklaim ada kader Partai Gerindra yang berada di lokasi saat pidato politik Victor di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saksi di TKP ada di antaranya dari Gerindra yang hadir juga di lapangan. Tadi dari Gerindra menyampaikan nanti akan mendatangkan saksi TKP," pungkasnya.

Sebelumnya, Victor Bungtilu Laiskodat resmi dilaporkan kader Partai Gerindra Iwan Sumule dan Partai Amanat Nasional ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Adapun laporan PAN tertuang dalam Lp/775/VIII/2017/Bareskrim, perihal pencemaran nama baik melalui media elektronik atau penghinaan kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis pelanggaran dalam hal penyampaian pendapat di muka umum

Dijerat undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis 28 ayat 2 junto pasal 45 ayat 2 pasal 4 dan 16 pasal 156 dan pasal 156 A.

Sedangkan Partai Gerindra tertuang dalam Lp/773/VIII/2017/Bareskrim dengaan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Dengan dugaan undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis 28 ayat 2 junto pasal 45 ayat 2 pasal 4 dan 5. [ton]

Komentar

 
x