Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 09:53 WIB

KPK Sebut Kebijakan Dana Desa Banyak Masalah

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 3 Agustus 2017 | 23:23 WIB
KPK Sebut Kebijakan Dana Desa Banyak Masalah
Direktur Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan menyebut, kebijakan pengelolaan dan pertanggungjawaban dana desa masih ditemukan banyak masalah.

Menurut dia, hal itu terjadi karena ada tumpang tindih kewenangan. Selain itu juga terkait masalah teknis pengelolaan.

Hal itu, kata dia, diketahui setelah pihaknya mendapat 300 laporan soal buruknya pengelolaan dana desa. Bukan hanya KPK, pihak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, juga menerima 600 laporan.

"Kementerian Desa punya 600 laporan, kami 300 laporan," ungkap Pahala, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Namun begitu, laporan itu tidak bisa ditindaklanjuti baik oleh KPK maupun Kementerian Desa. Sebab, kewenangan untuk mengaudit pertanggungjawaban ada di tangan Kementerian Dalam Negeri melalui kepala daerah.

"Bingung juga mau kami apain. Bukan skup (ranah) KPK. Kami kasih Kementerian Desa. Dia (Kementerian Desa) bilang, 'wah kita nggak bisa audit ke bawah, di desa punya kabupaten. Terus siapa yang tanggung jawab?," sindir Pahala.

Menurut dia, setelah dianalisa, buruknya pengelolaan Dana Desa disebabkan ketiadaan dana untuk pengawasan. Jadi, dalam implementasinya sama sekali tidak ada pemantauan.

Maka dari itu, KPK bersama Kementerian Desa berencana untuk membahas alokasi dana untuk pengawasan Dana Desa. Format awal, anggaran untuk pengawasan itu akan dipotong dari total Dana Desa.

"Rencananya nih kita tadi baru ngobrol internal, mungkin kami mau usulkan, bahwa Dana Desa dipotong 5 persen buat pengawasan deh, atau 4 persen, atau 3 persen. Kan kita tanya inspektor, kenapa nggak bisa mengawasi? Ternyata kalau jauh desanya nggak punya duit," kata dia.[jat]

Tags

Komentar

 
x