Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 03:57 WIB

Benny Protes Pidato Ketua Fraksi NasDem di NTT

Oleh : Ajat M Fajar | Kamis, 3 Agustus 2017 | 18:17 WIB
Benny Protes Pidato Ketua Fraksi NasDem di NTT
Ketua DPP Partai Demokrat Benny K Harman - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat Benny K Harman angkat bicara terkait pidato Ketua Fraksi Nasdem DPR, Victor Laiskodat saat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dinilai provokatif.

Benny menilai pernyataan Victor bahwa Partai Demokrat adalah pendukung Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan layak dibunuh layaknya Partai Komunis Indonesia (PKI) di NTT adalah provokatif.

"Tuduhan bahwa Partai Demokrat adalah salah satu Parpol yang pada tingkat nasional tidak mendukung Perpu Pembubaran Ormas Radikal sehingga harus "dibunuh" di NTT adalah upaya sistematis dari kekuatan politik tertentu untuk menghancurkan kredibilitas Partai Demokrat di NTT khususnya dan di tingkat nasional umumnya," ujar Benny dalam keterangan persnya, Kamis (3/8/2017).

Dia mengatakan pidato tersebut mendesain seakan sikap kritis Demokrat yang menolak perppu ormas sebaga upaya mendukung HTI. Selain itu peryataan tersebut sangat tendensius, menzalimi dengan maksud agar PD dijauhkan dari rakyat NTT.

"Tuduhan tak berdasar dan keji tersebut tak pantas keluar dari seorang tokoh sekelas Victor Laiskodat. Tuduhan kejam tersebut justru mengerdilkan ketokohan yang bersangkutan dan sangat mengadu domba masyarakat NTT yang selama ini dikenal harmonis dan cinta damai," tegasnya.

Benny menilai, ajakan kepada rakyat NTT untuk tidak mendukung dan tidak memberi tempat kepada Partai Demokrat di NTT pasti berkaitan dengan kontestasi demokrasi yang segera akan berlangsung di NTT baik terkait Pilkada Gubernur pun Pilkada sepuluh kabupaten.

"Ada keinginan dari keluatan politik tertentu agar kader-kader terbaik Partai Demokrat tidak memimpin dan tidak ikut kontestasi dalam Pilgub dan Pilkada sepuluh kabupaten. Langkah ini sungguh kami sesalkan karena dapat menyesatkan dan hanya ingin menjauhkan PD dari rakyat NTT," katanya.

Untuk itu, Benny meminta kepada seluruh rakyat NTT untuk tetap tenang bekerja, menjaga perdamaian dan keharmonisan dengan tidak gampang diprovokasi oleh pernyataan-pernyataan politik dari tokoh-tokoh tertentu yang hendak mengganggu keharmonisan relasi antarkelompok masyarakat NTT yang selama ini sudah terpelihara dengan baik.

Benny mengatakan, Partai Demokrat tingkat nasional termasuk di NTT mendukung setiap ikhtiar pemerintah untuk menutup pintu terhadap tumbuh kembangnya ormas-ormas radikal di masyarakat yang secara tegas menolak ideologi Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan anti kebhinekaan.

Sebab bagi Partai Ddemokrat di seluruh wilayah republik , Pancasila, UUD 1945; NKRI dan kebhinekaan adalah harga mati. Karena itu adalah menjadi panggilan sejarah Partai Demokrat untuk terus mengawal Pancasila, NKRI, kebhinekaan dan melaksanakan UUD 1945 secara murni dan konsekuen sebagai hukum negara tertinggi.

"Oleh karena itu, saya meminta saudara Victor Laiskodat segera mencabut tuduhan tak berdasar tersebut dan meminta-maaf kepada Partai Demokrat atas pernyataannya yang menyesatkan dan dapat menimbulkan keresahan publik di masyarakat NTT khususnya," katanya.

Sebelumnya, beredar potongan video pidato Victor Laiskodat disebuah acara di Kupang, NTT menyinggung soal parpol yang menolak perppu ormas. Bahkan dalam potongan video itu, Victor menyinggu soal antisipas tumbuhnya ormas anti-pancasila maupun pendukung ormas tersebut yang akan 'dibunuh' jika masih berkembang di NTT.[jat]

Komentar

 
x