Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 05:21 WIB

Kasus Beras

Direktur PT IBU Ditetapkan jadi Tersangka

Oleh : Willi Nafie | Rabu, 2 Agustus 2017 | 12:30 WIB
Direktur PT IBU Ditetapkan jadi Tersangka
Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul memberikan keterangan kepada wartawan mengenai kelanjutan kasus beras PT IBU di Mabes Polri, Jakarta - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menetapkan Direktur PT Indo Beras Unggul (IBU), TW sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan kecurangan kasus beras beras.

"Menetapkan satu tersangka yang atas nama TW yang kemudian menjabat direktur di PT IBU," kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul dikantornya Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2017).

Menurut Martinus, penetapan tersebut setelah pihaknya melakukan beberapa pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sehingga, TW dianggap memiliki bertanggungjawab terhadap dugaan praktek kecurangan. Kendati demikian pihaknya belum bisa membeberkan secara rinci mengenai peran dari TW.

"Nanti kami sampaikan lebih lanjut. Siang ini kami gelar konferensi pers," tutupnya.

Sebelumnya, Subdit Indag Dittipideksus Bareskrim Polri mengerebek gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU), karena diduga melakukan upaya penimbunan. Sebab di dalam gudang ditemukan stok beras yang melebihi dari ijin produksi setiap bulan, di Jl. Rengas Karangsambung, Kedungwaringan Bekasi, Jawa Barat.

Adapun sejumulah barang bukti berupa 199,275 ton beras siap edar dalam kemasan 5kg, 10kg dan 20kg merek Ayam Jago. 971,775 ton beras siap edar dalam kemasan 2,5kg, 5kg, 10kg dan 25kg merek Maknyuss.

Adapun produksinya menggunakan bahan baku gabah jenis IR-64 yang dibeli dari para petani di wilayah Karawang dan sekitarnya dengan harga gabah kering panen seharga sekitar Rp 4.900/kg. Kemudian ditribusikan ke wilayah Jabodetabek, Pulau Jawa, dan Luar Pulau Jawa.[jat]

Komentar

 
x