Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 20:31 WIB

Ditemui Pavel Durov

Menkominfo Masih Takut Kecolongan Telegram

Oleh : Willi Nafie | Selasa, 1 Agustus 2017 | 19:31 WIB
Menkominfo Masih Takut Kecolongan Telegram
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudi Antara - (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudi Antara tidak ingin terburu-buru mengaktifkan kembali jejaring sosial itu, lantaran takut kecolongan.

Meski muncul sinyal status blokir telegram bakal dicopot pasca pertemuan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudi Antara dengan pendiri telegram Pavel Durov.

"Kita mau secepatnya, tapi kita selesaikan tata caranya. Jangan juga nanti dibuka tapi terjadi yang kaya dulu lagi," kata Rudi usai bertemu Pavel, Selasa (1/8/2017).

Rudi meyakini kedatangan Pavel guna bertemu dengan pemerintah Indonesia menandakan pendiri telegram ini ingin membuat suatu sistem yang akurat demi kemaslatan orang banyak. Namun, Rudi belum dapat memastikan kapan situs web telegram dapat beroperasi kembali di Indonesia.

"Tentunya kita berharap bisa diakses lagi, tapi ini kita harus selesaikan PR bersama-sama. Krn ini kepentingan bersama antara kominfo dan telegram,"
pungkasnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudi Antara
menerima kedatangan pendiri telegram Pavel Durov, pasca jejaring sosial yang dicetuskan Pavel ini resmi diblokir oleh pemerintah Indonesia.

Dalam pertemuan itu Rudi dan Pavel membahas tentang Standar Operasional bagaimana sepatutnya berkomunikasi melalui telegram.

Mulai dari tata cara membuat akun, siapa contact personnya, keterangan nomor telepon, lokasi organisasi, dan berapa lama terhapus secara otomatis bila ada konten berbau negatif atau terorisme.[jat]

Komentar

 
x