Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 10:05 WIB

Ditemui Bos Telegram, Kominfo Buka Status Blokir?

Oleh : Willi Nafie | Selasa, 1 Agustus 2017 | 19:18 WIB
Ditemui Bos Telegram, Kominfo Buka Status Blokir?
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara bersama pendiri telegram Pavel Durov - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara menerima kedatangan pendiri telegram Pavel Durov, pasca jejaring sosial yang dicetuskan Pavel ini resmi diblokir oleh pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan ini Rudi dan Pavel membahas tentang Standar Operasional bagaimana sepatutnya berkomunikasi melalui telegram. Mulai dari tata cara membuat akun, siapa contact personnya, keterangan nomor telepon, lokasi organisasi, dan berapa lama
terhapus secara otomatis bila ada konten berbau negatif atau terorisme.

"Setelah di block, beliau (Pavel) komplain tapi setelah menyadari ada kesalahan di dalam internal telegram, besoknya dia menyatakan ada permasalahan dan dia menyampaikan permintaan maaf," kata Rudi, di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).

Meski belum ada kesepakatan lanjut, timbal Rudi, bila dalam pembahasan teknis di atas dapat terealisasi sesuai permintaan pemerintah Indonesia, status blokir telegram bisa dicabut sehingga dapat beroperasi kembali di Indonesia seperti sedia kala.

"Kalau yang teknisnya udah selesai, nanti kita bisa cabut blokirnya (telegram)," tuturnya.

Diketahui, dunia maya sempat dihebohkan dengan langkah pemerintah memblokir jejaring sosial telegram. Mengingat para teroris diduga kerap berkomunikasi dan memuluskan aksi teror dengan cara berkomunikasi lewat jejaring sosial yang diciptakan oleh Pavel Durov tersebut.[jat]

 
x