Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 03:29 WIB

Sidang Tuntutan Korupsi Dana Hibah Sumsel Digelar

Oleh : - | Selasa, 1 Agustus 2017 | 12:10 WIB
Sidang Tuntutan Korupsi Dana Hibah Sumsel Digelar
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Palembang - Sidang pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akhirnya digelar di Pengadilan Tipikor Palembang setelah sempat ditunda empat kali lantaran ketidaksiapan Jaksa Penuntut Umum, Selasa (1/8/2017).

Dua terdakwa yakni Laoma Tobing (Kepala Badan Pengelola Aset Daerah) dan Ikhwanuddin (mantan Kepala Kesbangol) mendengarkan pembacaan tuntutan yang dibacakan Jaksa Tasrifin dari Kejagung. Penyimpangan (realisasi fiktif) untuk sejumlah proyek dana hibah telah menjerat dua terdakwa ini.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Tasrifin sebelumnya, kedua terdakwa melakukan penyalahgunaan wewenang dalam jabatan secara bersama-sama soal pertanggungjawaban dana hibah. Kedua terdakwa memberikan bantuan dana hibah tanpa sebelumnya melakukan verifikasi dan evaluasi kepada penerima.

Bukan hanya itu saja, adanya permintaan kenaikan anggaran reses anggota DPRD Sumatera Selatan pada 2013 juga terkuak dalam dakwaan jaksa yakni dari Rp2,5 miliar menjadi Rp5 miliar. Kemudian, temuan ormas fiktif sebanyak 360 yang menerima dana hibah dari Kesbangpol senilai total Rp17 miliar.

Keduanya didakwa dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi.

Pada persidangan ini majelis hakim mendalami asal muasal terjadinya kenaikan dana reses dari Rp2,5 miliar menjadi Rp5 miliar perorang. Kemudian, tata cara pengajuan proposal, perealisasi anggaran hingga pelaporan kegiatan.[tar]

Komentar

 
x