Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 18:21 WIB

Korupsi e-KTP

KPK Dalami Kasus Markus Lewat Staf Ahli Miryam

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 1 Agustus 2017 | 10:39 WIB
KPK Dalami Kasus Markus Lewat Staf Ahli Miryam
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Staf ahli mantan anggota Komisi II DPR Miryan S Haryani, Akbar dipanggil oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan merintangi penyidikan dan memberikan keterangan palsu dalam sidang e-KTP.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan Akbar akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari (MN). Selain itu, penyidik juga memanggil mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI tahun 2007-2014.

"Mereka akan dimintai keterangan sebagai saksi," kata Febri, Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Kuat dugaan keduanya mengetahui kasus yang tengah disangkakan KPK terhadap Markus, makanya saksi dipanggil karena dianggap mengetahui, mendengar, melihat, atau terlibat langsung dalam peristiwa itu.

Adapun Politisi Golkar Markus Nari sudah menyandang dua status tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi. Pertama, kasus merintangi proses penyidikan persidangan dan memberikan keterangan tidak benar pada persidangan kasus e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Kedua kasus korupsi e-KTP. Dalam kasus korupsi, Markus Nari adalah tersangka kelima setelah Setya Novanto, Ketua DPR RI. Meski tersangka di dua kasus berbeda, namun penyidik belum melakukan penahanan bagi Markus Nari.

Dalam dakwaan, Markus Nari yang saat itu sebagai anggota Komisi II DPR dari Partai Golkar menerima sejumlah Rp 4 miliar dan 13 ribu dolar AS terkait proyek e-KTP sebesar Rp 5,95 triliun itu.[ris]

Komentar

 
x