Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 11:29 WIB

Patrialis Restui Pengusaha Suap Hakim MK Lain

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 31 Juli 2017 | 15:14 WIB
Patrialis Restui Pengusaha Suap Hakim MK Lain
Mantan Hakim pada Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Hakim pada Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar memberikan restu kepada pengusaha impor daging sapi Basuki Hatiman memberi uang suap kepada Hakim MK lain. Dua hakim itu adalah Hakim Arief Hidayat dan Hakim Suhartoyo.

Hal itu terungkap berdasarkan kesaksian dari orang dekat Patrialis, Kamaludin yang dihadirkan jaksa KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017).

"Pak Patrialis sampaikan, 'Oh kalau untuk uang, silahkan saja Pak Basuki yang lakukan pendekatan'," kata Kamaludin dihadapan majelis hakim.

Restu itu, lanjut Kamaludin, bermula pada saat Patrialis menceritakan ada dua hakim yang belum memberikan pendapat mengenai uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diajukan di MK. Menurut dia, informasi mengenai dua hakim itu pun diketahui Basuki.

Basuki dan stafnya NG Feny, kata dia, dalam suatu pertemuan menyampaikan akan melakukan pendekatan kepada dua hakim MK tersebut. Mereka pun menyiapkan uang Rp 2 miliar untuk diberikan kepada hakim MK.

"Yang disampaikan pada saat itu, uang untuk menghandle hakim yang belum memberikan pendapat," kata Kamaludin.

Kamaludin menyampaikan keinginan Basuki itu kepada Patrialis. Menurut Kamaludin, Patrialis mempersilahkan Basuki melakukan pendekatan. Bahkan, Patrialis menyarankan agar Basuki melakukan pendekatan kepada hakim menggunakan jasa pengacara.

Dalam kasus ini, Patrialis didakwa menerima suap dari pengusaha impor daging, Basuki Hariman. Suap tersebut diduga untuk memengaruhi putusan uji materi yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

Menurut jaksa, Patrialis menerima 70.000 dollar AS, Rp4 juta dan dijanjikan uang Rp2 miliar yang belum terlaksana.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan agar Patrialis membantu memenangkan putusan perkara Nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait uji materi atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. [ton]

 
x