Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 05:15 WIB

Kasus Korupsi e-KTP

Novanto Tersangka, Catatan Buruk Golkar

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 31 Juli 2017 | 04:09 WIB
Novanto Tersangka, Catatan Buruk Golkar
Setya Novanto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang mengatakan Partai Golkar memiliki stok kader yang banyak untuk menggantikan Setya Novanto sebagai ketua umum jika ditahan KPK nanti.

"Golkar memiliki banyak kader yang mumpuni, siapa pun penggantinya tidak masalah," kata Sebastian kepada INILAHCOM, Minggu (30/7/2017).

Menurut dia, yang penting harus menjadi pertimbangan partai berlambang pohon beringin itu adalah orang yang dicalonkan tidak sedang punya persoalan hukum atau diprediksi tidak berurusan dengan hukum diwaktu yang akan datang terutama selama menjabat.

"Sebab terkait pergantian Ketua DPR, Golkar punya catatan kurang baik. Selama periode ini saja ketua sudah bolak-balik diganti, artinya managemen partai kurang baik, sistem seleksi lemah," ujarnya.

Untuk diketahui, Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan penetapan status Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Karena, Novanto diduga menguntungkan diri sendiri ketika menjadi anggota DPR Periode 2009-2014.

Novanto disangkakan dengan Pasal 2 dan Pasal 3 ayat (1) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Novanto melalui pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong diduga mengkondisikan pemenang pengadaan barang dan jasa e-KTP. Novanto sebagai tersangka keempat dalam kasus korupsi yang merugikan uang negara senilai Rp2,3 triliun.[ris]

Komentar

 
x