Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 22:32 WIB

Kubu Romi Minta Djan Intropeksi Diri

Oleh : Agus Irawan | Minggu, 30 Juli 2017 | 10:15 WIB
Kubu Romi Minta Djan Intropeksi Diri
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pihak Djan Faridz meminta dukungan ulama untuk membantu PPP melakukan konsolidasi partai menjelang Pemilu 2019.

Menanggapi itu, Sekjen partai PPP kubu Romi, Arsul Sani, meminta kubu Djan Faridz (DF) dan sekelompok kecil pendukungnya perlu berintrospeksi diri jika mau meminta dukungan ulama dan ummat Islam.

"Introspeksi diri itu musti dilakukan dengan secara terbuka meminta maaf kepada para pendiri dan senior PPP yang masih hidup dan seluruh warga PPP," kata Arsul kepada INILAHCOM, Minggu (30/7/2017).

Arsul menilai perselisihan panjang selama 3 tahun tidak akan terjadi jika DF dan sekelompok kecil pendukungnya mengendalikan diri dari manuver-manuver politiknya yang bukan saja jauh dari prinsip- prinsip perjuangan PP

"Bahkan lebih dari itu, sama sekali tidak memiliki kesadaran akan kepantasan untuk memimpin sebuah partai Islam," ungkapnya.

Seperti diketahui konflik yang melanda tubuh PPP kembali memanas setelah peryebuan dan pengerusakan kantor DPP PPP Jalan Diponegoro, Jakarta pada Minggu (16/7/2017) lalu.

Selain itu tubuh PPP terdapat dualisme kepemimpinan yaitu Rohamurmuzi ( Romi) dan Djanz Faridz.

Djan menyampaikan pada 20 Oktober 2015, MK sudah memenangkan kepengurusan PPP dibawah kepengurusannya, sesuai putusan No 504K/TU/2015.

Djan menyebutkan tiba-tiba munculnya keputusan Menkumham yang kembali menyatakan DPP PPP di bawah kepemimpinan Romi yang berhak kepengurusan DPP PPP.

"Hak asasi kami sebagai partai Islam tertua di Indonesia, telah dicederai dengan dikeluarkannya SK Kemenkuham tersebut.Atas dasar ketidakadilan yang kami terima serta pemaksaan kehendak Kemenkuham, maka kami akan melakukan langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Djan melalui keterangan tertulis pada Kamis (27/7/2017) lalu.

Djan Farid mengucapkan untuk mengembalikan marwah, pihaknya memohon dukungan ulama dan ummat Islam untuk membantu PPP melakukan konsolidasi parai menjelang Pemilu 2019. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x