Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 10:06 WIB

KMP Pernah Bubar

Gerindra Masih Trauma dengan Koalisi Pilpres

Oleh : Agus Irawan | Jumat, 28 Juli 2017 | 18:28 WIB
Gerindra Masih Trauma dengan Koalisi Pilpres
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan partainya akan selektif dalam membangun koalisi di Pilpres 2019.

Sebab Gerindra punya pengalaman buruk saat 2014 lalu karena Koalisi Merah Putih (KMP) yang dimotori Gerindra, PAN, Golkar, PKS, dan PPP harus pecah akibat adanya penghianatan dari beberapa anggotanya.

"Kami tidak mau kalau pakai bahasa koalisi, karena malah pecah belah dan banyak penghianatan seperti KMP," kata Arief kepada INILAHCOM, Jumat (28/7/2017).

Dia menegaskan jika komunikasi politik dan kerja sama yang akan dibangun dengan Partai Demokrat bisa disebut sebagai sekutu Pemilu 2019.

Dia mengungkapkan jika Gerindra dan Demokrat mempunyai kesamaan untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro kepada rakyat.

"Kami akan lebih kritis dan akan menolak usulan program pemerintahan Jokowi- JK yang berpotensi tidak memiliki dampak terhadap rakyat atas keadilan dan kesehjateraan dalam penyusunan APBN 2018," paparnya.[jat]

 
Embed Widget

x