Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Desember 2017 | 13:49 WIB

Prabowo-SBY Kompak Kritis ke Pemerintah Jokowi

Oleh : Fadhly Zikry | Kamis, 27 Juli 2017 | 23:15 WIB
Prabowo-SBY Kompak Kritis ke Pemerintah Jokowi
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono - (Foto: inilah.com/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Cikeas - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Demokrat SBY sepakat untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap kesejahteraan rakyat.

Usai menggelar pertemuan selama kurang lebih satu setengah jam sejak pukul 20.30 WIB, keduanya melakukan konfrensi pers bersama. SBY lebih dulu menyampaikan statemen.

"Sejumlah hal kami diskusikan dari pertemuan malam hari ini, antara pemimpin Gerindra dan Demokrat. Kami sepakat untuk terus mengawal negara ini, mengawal perjalan bangsa Indonesia dalam kapasitas kami dari posisi kami, agar bangsa ini mengarah pada arah yang benar, agar apa yang dilakukan negara untuk kepentingan rakyat. Bagi kami wajib hukumnya mengawal bangsa ini," kata SBY, Kamis (27/7/2017) malam.

Kemudian SBY melanjutkan pandangannya tentang kondisi bangsa terkini. Bahkan SBY menjelaskan posisi Demokrat dalam menyikapi kebijakan pemerintahan Jokowi-JK.

"Lantas bentuk pengawalannya apa? Amat sering Partai Demokrat menyampaikan bahwa, salah satu cara, apabila yang dilakukan pemerintah benar, untuk kepentingan rakyat, benar, kita dukung. Kalau tidak benar melukai rakyat, akan kita koreksi, kritisi, kita tolak. Gamblang, tegas," ujarnya.

Usai SBY memberikan statemen, kemudian dilanjutkan oleh Prabowo. Prabowo lebih menyoroti tentang Undang-undang Pemilu yang baru disahkan oleh DPR.

"Saya banyak orang bertanya, kok bisa TNI mundur dari kekuasan, saya bilang bahwa yang terbaik untuk bangsa adalah demokrasi, adalah Pancasila. Demokrasi melalui Pemilu, jadi bagi kami setiap upaya yang mengurangi kualitas demokrasi, menggunakan cara yang tidak sesuai akal sehat, atau menyakiti kemampuan berfikir rakyat Indonesia, mencemaskan," ujar Prabowo.

Dia mengatakan, Gerindra sejalan dengan parpol lainnya yang menolak disahkannya RUU Pemilu.

"Terlihat sikap Demokrat, Gerindra, PAN, PKS, itu satu dalam UU Pemilu dilahirkan atau disahkan DPR RI, kita tidak ikut bertanggung jawab, karena kita tidak mau ditertawakan sejarah," tambahnya.

Konfrensi pers SBY-Prabowo pun berakhir tanpa sesi tanya jawab. Usai konfrensi pers digelar, mereka saling berjabat berjabat tangan. Menaiki mobil Lexus Putih B 888 PRD Prabowo dan rombongan meninggalkan Puri Cikeas.[jat]

Komentar

 
x