Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 14:50 WIB

Begini Cara Mega Beli Sukhoi dari Rusia

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 21 Juli 2017 | 19:35 WIB
Begini Cara Mega Beli Sukhoi dari Rusia
Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri menceritakan pengalamannya saat membeli pasawat tempur jenis Sukhoi dari Rusia di depan 437 calon perwira remaja Taruna dan Taruni TNI.

Ia mengisahkan pada saat itu kondisi Indonesia sedang diembargo. Indonesia dalam situasi yang minim persenjataan. Pesawat tempur pun banya yang dalam kondisi rusak.

"Waktu itu kita diembargo. Saat itu kondisi Indonesia, Alutsista minim banyak yang rusak. Saya bawa ke Korea untuk diperbaiki namun lama. Saya tanya Dubes Amerika sama Inggris tidak bisa beli pesawat," bebernya.

Mega terpikir soal persenjataan Rusia. Ia pun memanggil Dubes Rusia dan mengirimkan salam ke Presiden Rusia, Putin. Mega pun mengaku ingin bertolak ke Rusia untuk melihat langsung kondisi di Rusia.

"Saya panggil Dubes Rusia, sampaikan salam saya buat Presiden Putin. Lalu berikut saya minta izin untuk berkunjung ke Rusia untuk melihat soal persenjataan mereka yang saya tahu bagus. Tapi datang dubes Amerika dan Inggris. Tapi kami Indonesia menganut paham politik bebas aktif. Kami negara bebas tidak tunduk pada kalian. Itu saya bilang ke mereka," kisahnya.

Tak lama berselang keinginan Mega tercapai. Ia pun menerima undangan untuk mengadiri presentasi pesawat Sukhoi. Meski tidak mengerti istilah militer, Mega tetap menghadirinya. Akhirnya ia pun dibuat kagum oleh pesawat ini.

"Waktu itu saya diberitahu akan ada presentasi pesawat. Saya tidak tahu dasarnya Sukhoi itu seperti apa, istilah-istilah penerbangan soal macht dan sebagainya. Tapi pas lewat depan saya pesawtnya, dia begini (mendirikan telapakntangan ke atas menirukan pesawat yang berdiri). Saya bilang, wahhhh hebat," paparnya.

Karena kagum, Mega pun menyatakan ke Presiden Rusia bahwa ia siap membeli Sukhoi tersebut. Namun, kendala sempat ditemui, dimana anggaran yang dimiliki Indonesia tidak cukup. Ia pun bernegosiasi dengan Putin dan menawarkan pembelian dilakukan dengan stok pangan dan uang tunai.

"Saya bilang sama Putin, okay saya beli. Saya panggil Menkeu, tanya bayar gimana? Dia bilang uang tidak cukup. Tapi saya komunikasi dengan putin bayarnya gimana. Dia bilang 'up to you'. Nah, saya tahu mereka lagi masalah pangan. Saya bilang gimana kalau saya bayar cash dengan makanan dan uang. Mau? Dia bilang okay deal. Oii saya senang," jelasnya.

Indonesia pun lalu beralih impor senjata dari Rusia. Untuk pertama kalinya, TNI memiliki Sukhoi SU-27 dan SU-30. Kehadiran pesawat tempur canggih itu tentu menambah kekuatan pasukan tempur TNI.[jat]

Tags

Komentar

 
x