Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 09:40 WIB

Kader Muda Golkar Imbau Novanto Tiru Ridwan Mukti

Oleh : Willi Nafie | Selasa, 18 Juli 2017 | 01:00 WIB
Kader Muda Golkar Imbau Novanto Tiru Ridwan Mukti
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kader muda Golkar, Almanzo Bonara menyarankan agar Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto untuk meniru sikap Ridwan Mukti, Gubernur Bengkulu ketika ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK.

"Saya merasa prihatin atas musibah yang menimpa ketua umum kami, Setya Novanto. Kami berharap Setya Novanto mau meneruskan tradisi bagus yang dilakukan oleh Ridwan Mukti dengan mengundurkan diri dari setiap jabatan baik sebagai Ketua DPR dan Ketua Umum DPP Golkar dan segra mempersiapkan Munaslub" ujar Almanzo, Ketua DPP BMK 57, Selasa (17/7/2017).

Almanzo yang juga menjabat sebagai wasekjend kebijakan publik DPP KNPI merasa dengan melanjutkan tradisi baik yang telah dilakukan Ridwan Mukti akan membuat beban Partai Golkar lebih ringan mengingat pilkada dan konsolidasi 2019 sudah dekat.

"Kita harus segera move on menghadapi musibah ini agar kita fokus menuju 2019" ujar Almanzo.

Sebelumnya, mantan ketua umum Partai Golkar, Akbar Tanjung menyatakan Golkar harus mengambil langkah strategis ke depan.

"Golkar harus mengambil langkah-langkah strategis ke depan, khususnya mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2019 yang akan datang. Kalau hari ini Setya Novanto sudah ditetapkan jadi tersangka ya sudah harus diputuskan langkah-langkah yang mendasar yang penting diambil Golkar dalam menghadapi agenda politik 2019," kata Akbar kepada wartawan, Senin (17/7/2017).

Langkah strategis itu adalah kepemimpinan baru. "Kita sudah perlukan adanya kepemimpinan baru yang akan memimpin Golkar dalam kondisi kritis yang amat genting ini supaya Golkar siap dalam menghadapi agenda politik 2018 dan 2019 ini," kata Akbar.

Kepemimpinan baru itu, menurut Akbar, tak boleh hanya sekedar pelaksana tugas. Melainkan kepemimpinan definitif yang sesuai AD/ART dipilih melalui Munas ataupun Munaslub Golkar.

"Bilamana adanya kepemimpinan baru yang definitif ini yang akan memimpin seluruh jajaran partai dari pusat sampai daerah untuk memulihkan Golkar di kondisi kritis menghadapi agenda politik 2018 dan 2019," pungkasnya.[jat]

Tags

 
Embed Widget

x