Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 08:56 WIB

Empat Pilar Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Oleh : Ajat M. Fajar | Senin, 17 Juli 2017 | 12:29 WIB
Empat Pilar Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Sukabumi - Empat Pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merupakan bentuk harmonisasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pasalnya, substansi yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan diyakini merupakan pedoman bagi warga Indonesia menjalani kehidupan.

"Masyarakat Indonesia tak bisa dilepaskan dari pedoman yang menjadi dasar kehidupan. Semua itu tertuang dalam empat pilar kebangsaan sehingga bisa mewujudkan harmonisasi," kata anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan ketika memberikan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada para Kepala Sekolah, Guru dan Tokoh Masyarakat Se Kota dan Kabupaten Sukabumi (13/6/2017).

Menurut HG, sapaan akrab Heri Gunawan, harmonisasi itu sangat penting mengingat saat ini mulai terjadi indikasi degradasi moral di kalangan masyarakat Indonesia dalam berbagai sektor. Artinya, tidak saling serang, saling hujat, bahkan saling membuka aib, di kalangan masyarakat ketika berbeda pendapat atau berbeda pemikiran.

"Dari dulu, karakteristik bangsa Indonesia itu selalu tolong menolong, bergotong royong, dan saling membantu. Ketika terjadi beda pendapat, lebih dirumuskan melalui musyawarah untuk mufakat. Tapia pa yang terjadi sekarang? Saya melihat masyarakat sudah mulai mengedepankan otot daripada otak. Semua diselesaikan dengan cara-cara anarkistis. Bukan, bukan itu karakteristik Bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia berkarakter santun dan saling menghormati," tegasnya.

Karena itu, berbagai butir dan substansi yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, maupun NKRI harus terus didengung-dengungkan. HG berharap, jika subtansi dalam empat pilar kebangsaan itu dipahami dan dihayati oleh seluruh aspek masyarakat, tentunya budaya yang cenderung anarkistis itu lambat laun bisa kembali ke khithah masyarakat Indonesia.

"Mensosialisasikan pemahaman inti dari empat pilar kebangsaan ini menjadi tugas kita sebagai wakil rakyat. Butuh dukungan agar empat pilar ini lebih mengena di masyarakat," tutur anggota Komisi XI DPR RI ini.

Khusus bagi warga Kota dan Kabupaten Sukabumi, HG mengajak untuk bersama-sama mengimplementasikan substansi empat pilar kebangsaan itu dalam kehidupan sehari-hari. HG yang lahir di Sukabumi, sangat memahami betul karakteristik warga Sukabumi.

"Daripada harus bergontok-gontokan, lebih baik kita membangun Sukabumi khususnya dan Indonesia pada umumnya dengan kerja dan karya nyata. Buktikan jika kita adalah bangsa yang gigih. Bangsa yang selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat," katanya. [fad]

 
Embed Widget

x