Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 11:37 WIB

Pasca Longsor, Jalur Trans Sulawesi Kembali Normal

Oleh : Fadhly Zikry | Senin, 17 Juli 2017 | 11:09 WIB
Pasca Longsor, Jalur Trans Sulawesi Kembali Normal
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Sulawesi - Jalur Trans Sulawesi menuju Gorontalo dan Manado di Desa Ogomojolo, Kabupaten Parigi Muotong, Sulawesi Tengah kembali normal pasca tertimbun longsor.

"Memang kondisinya masih cukup memprihatinkan, tetapi kendaraan sudah lancar melewati kawasan itu," kata salah seorang sopir bis angkutan kota antarprovinsi (AKAP) Palu-Gotontalo-Manado, Sinyo, Senin (17/7/2017).

Sabtu 15/7) pekan lalu, badan jalan jalur Trans Sulawesi di Desa Ogomojolo tersebut tertutup material tanah dan batu-batuan yang longsor.

Selama beberapa jam kendaraan dari arah Palu menuju Gorontalo dan Manado dan sebaliknya, terpaksa harus menunggu karena adanya perbaikan jalan oleh Dinas Bina Marga.

Namun, setelah material tanah longsor yang menutupi badan jalan dibersihkan, kendaraan pun sudah bisa kembali melanjutkan perjalanan.

Upaya perbaikan kerap dilakukan instansi terkait karena jalur Trans Sulawesi itu setiap harinya sangat ramai dilewati kendaraan.

Selain rawan bencana tanah longsor, jalur Trans Sulawesi juga rawan kecelakaan sehingga para pengendara, termasuk bis-bis AKAP perlu ekstra hati-hati.

Apalagi, kata dia, poros jalan Trans Sulawesi Taweli-Toboli atau selama ini dikenal dengan jalur Kebun Kopi. Jalur itu juga sangat rawan longsor dan kecelakaan lalulintas karena disisi kiri dan kanan jalan adalah tebing dan jurang cukup dalam.

Selain itu,sepanjang jalur tersebut terdapat sekitar 300 tikungan tajam yang selama ini sudah sering terjadi tabrakan.

Jalur Kebun Kopi sangat ramai sekali karena merupakan jalur utama jalan nasional penghubung Trans Sulawesi ke Palu, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat melintas di jalur tersebut, pengedara rata-rata mengurangi kecepatan dan sangat ekstra hati-hati. [tar]

Komentar

 
x