Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 Juli 2017 | 15:38 WIB

Waspada, Perempuan Rentan jadi Target Narkotika

Oleh : Ivan Setyadi | Minggu, 16 Juli 2017 | 09:07 WIB
Waspada, Perempuan Rentan jadi Target Narkotika
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut banyak perempuan muda dimanfaatkan bandar dan pengedar narkotika untuk memperlancar bisnis haram mereka.

Khofifah mengaku rutin menyambangi lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan wanita dan anak di sejumlah daerah, terutama saat Ramadan. Lugu dalam pergaulan jadi pintunya. Diperlukan kepekaan para orang tua, terutama kaum ibu, memantau gerak-gerik putrinya.

"60 persen napi wanita karena korban penyalahgunaan atau pengedar narkoba," katanya di Kota Mojokerto, Jawa Timur, pada Sabtu, (15/7/2017).

Suatu waktu, cerita Khofifah, dia bertanya kepada napi anak perempuan usia 14 tahun karena kasus narkotika di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. "Dia bilang, enggak tahu. Disuruh kirim bungkusan ke mal dengan iming-iming uang empat belas juta," ujarnya

Cerita lain pernah didapati Khofifah di Kabupaten Mojokerto. Seorang remaja putri berprestasi terjebak narkotika karena ketidaktahuannya. "Sama temannya dikasih narkoba, dibilangnya obat biar semangat belajar. Sekali sampai tiga kali dikasih cuma-cuma, keempat kali disuruh beli," terang Khofifah.

Berdasarkan cerita itu, Khofifah menyimpulkan betapa rentannya perempuan muda terjebak jeratan bandar dan pengedar narkotika. Karena itu, lingkungan keluarga menjadi penting untuk membentengi generasi bangsa agar selamat dari barang haram itu.

"Diperlukan ketahanan diri dan kewaspadaan, terutama para orang tua. Kok tasnya ganti, kok sepatunya ganti, kok t-shirtnya ganti, padahal ini usianya 13, 14 dan 15 tahun, darimana uangmu, Nak. Memang seharusnya kewaspadaan dibangun di lingkungan keluarga," kata Khofifah.

Para orang tua juga harus peka terhadap prilaku putra atau putri mereka. "Sekarang perlu adanya kepekaan keluarga kalau ditemukan kemungkinan (anak) kalau begini dan begitu. 'Oh, mungkin ini ada sesuatu', supaya cek urine. Supaya diketahui sejak dini, tidak baru diketahui setelah lama mengkonsumsi narkoba," ucap Khofifah.

 
x