Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 13:37 WIB

Maruarar: Jokowi Serius Bangun dari Pinggiran

Oleh : Ajat M Fajar | Sabtu, 15 Juli 2017 | 12:19 WIB
Maruarar: Jokowi Serius Bangun dari Pinggiran
Anggota Komisi XI DPR Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Medan - Anggota Komisi XI DPR Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang bekerja keras mewujudkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

"Buat apa pertumbuhan kalau tak ada pemerataan. Jadi harus ada pemerataan ekonomi," kata Maruarar Sirait, sat menjadi pembicara dalam acara Seminar Nasional dengan tema "Peran Industri Jasa Keuangan dalam mendukung Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara" di Medan, Sumatera Utara.

Dalam acara ini hadir anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Nelson Tampubolon; Direktur Bisnis Dan Komersil BRI Donsuwan Simatupang dan staff ahli Bidang Pengamanan Pasar Kementerian Perdagangan Sutrisno Edi; dan Wakil Ketua Umum KADIN Sumatera Utara Khairul.

Maruarar mengatakan keseriusan Presiden Jokowi ini sangat jelas nyata. Selain mau mewujudkan tujuan wisata tingkat dunia, termasuk di dalamnya Danau Toba. Jokowi juga terus mengontol perkembangan pembangunan jalan tol, pelabuhan dan pembangunan jalan di berbagai kota di Indonesia.

Beberapa bulan lalu, Maruarar ikut serta dalam rombongan Presiden Jokowi mendatangi Aceh, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara dan Papua. Di Papua bahkan Presiden Jokowi nge-trail untuk melihat pembangunan langsung jalan.

"Transportasi dibangun, bagaimana perkembangan jalan tol diawasi terus, kawasan wisata termasuk Danau Toba diperhatikan. Ini langkah nyata Presiden Jokowi mau membangun Indonesia dari pinggiran agar ekonimi Indonesia merata dan Indonesia terjaga dengan utuh," kata Maruarar.

Menurut Maruarar, bisa saja Presiden Jokowi membangun untuk wilayah padat penduduk saja demi tujuan pragmatis. Namun pilihan ini bukan pilihan Jokowi.

Selain menciptakan program jangka pendek, Jokowi memilih jangka menengah dan panjang dengan memilih pembenahan secara struktural.

"Ini pilihan Pak Jokowi, membangun dari pinggiran, dengan minus penduduk. Ini untuk menjaga keutuhan Indonesia," ungkapnya.[jat]

Komentar

 
x