Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 Juli 2017 | 15:40 WIB

Sketsa Permudah Polisi Buru Penganiaya Hermansyah

Oleh : Ivan Setyadi | Kamis, 13 Juli 2017 | 19:35 WIB
Sketsa Permudah Polisi Buru Penganiaya Hermansyah
Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolresta Depok Kombes Pol Herry Heryawan menjelaskan setelah mendapatkan skesta wajah dan ciri-ciri fisik para pelaku, penyidik langsung menyasar beberapa lokasi yang dicurigai jadi tempat kumpul para pelaku.

Selain di Jakarta Timur, wilayah Depok juga jadi target pencarian pihak penyidik kepolisian.

"Ciri-cirinya itu kemudian kami kaitkan dengan kelompok orang yang di sekitaran pintu tol. Nah, keluaran pintu tol itu kan sampai ke Bogor ada tol Cijago yang sebagian tinggal di Cipayung dan kota Depok. Itu kami fokuskan lagi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/7/2017).

Hasilnya, tak butuh waktu lama untuk menangkap empat orang tersangka penganiayaan Hermansyah.

Keterangan istri Hermansyah, Irina terkait ciri-ciri fisik para pelaku dan juga kalug besar yang dipakai para pelaku, ditambah skeksa wajah sangat membantu penyidik mengungkap kasus yang terjadi pada Minggu dinihari dikawasan tol Jagorawi tersebut.

"Setelah kami analisa dalam sketsa wajah itu berdasarkan keterangan (istri) korban. Kan bisanya sketsa itu 60 sampai 70 persen, kemudian yang menguatkan itu keterangan istri itu, bahwa satu pelaku (Edwin Hitipeuw) menggunakan kalung," kata Herry.

Empat tersangka yang diamankan bernama Edwin Hitipieuw, Lauren Paliyama (31), Erick Birahy (22), dan Richard Patipelu (25).

Mereka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke 2e KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum dan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang perbuatan mengakibatkan luka-luka berat.[jat]

 
Embed Widget

x