Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 20:32 WIB

Serangan pada Polisi Jalan Pintas Capai Tujuan

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 13 Juli 2017 | 04:09 WIB
Serangan pada Polisi Jalan Pintas Capai Tujuan
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat intelijen dan terorisme dari Yayasan Prasasti Perdamaian Taufik Andrie menyebut, target utama aksi teror pada polisi adalah untuk merubah dasar negara.

Yakni ideologi Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar dan falsafah menjadi negara Islam. Serangan pada polisi yang belakangan ini terjadi hanya sebagai jalan pintas untuk mencapai tujuan itu.

"Secara konseptual cita-cita besarnya seperti itu merebut kekuasaan mengganti hukum dan seterusnya," kata Taufik pada INILAHCOM, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Namun, kata dia, untuk mencapai tujuannya mereka melakukan cara kekerasan. Yakni dengan melakukan aksi teror kepada polisi.

"Metode kerja mereka teror, bagaimana membuat aparat negara atau pemerintah takut kemudian membuat mereka katakan lah dapat disebut kelompok yang memiliki kekuatan, eksistensi, mereka diakui," ujar dia.

Dengan demikian, dia berharap, kedepan polisi harus meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi yang akan dilancarkan. Polisi juga harus bisa mendeteksi secara dini kelompok tersebut.

Diketahui, aparat Kepolisian beberapa waktu terakhir kerap menjadi sasaran ancaman teror. Beberapa aksi teror yang dialami Polisi seperti, serangan teror bom di terminal Kampung Melayu yang menewaskan tiga anggota Polri.

Yang terbaru peristiwa penyerangan di Mapolda Sumatera Utara yang menewaskan satu anggota Polisi dan penikaman kepada dua anggota Brimob di Masjid Falatehan, Blok M, Kebayoran Baru. [ind]

 
Embed Widget

x