Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 16:32 WIB

Bocah Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Tewas

Oleh : - | Rabu, 12 Juli 2017 | 21:02 WIB
Bocah Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Tewas
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Bojonegoro - Muhammad Rokim 9 tahun yang diduga tenggelam saat bermain di tepi Sungai Bengawan Solo wilayah Dusun Mojokeduk, Desa Mojorejo, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro akhirnya ditemukan.

Bocah tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 06.20 WIB, oleh Tim SAR Bojonegoro yang stanby di lokasi kejadian. Jasadnya ditemukan berjarak sekitar 250 meter dari lokasi kejadian.

Setelah dilakukan otopsi, jasad korban langsung dikembalikan kepada orang tuanya untuk dikebumikan. "Jasad korban ditemukan mengapung oleh tim SAR yang berjaga di lokasi," ujarnya, Rabu (12/7/2017).

Koordinator Tim SAR BPBD Bojonegoro, Sukirno mengatakan, jasad korban ditemukan setelah dilakukan pencarian selama tiga hari.

Pencarian dilakukan oleh Basarnas, Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, dan Emergency Respont Cepu serta masyarakat setempat.

Pencarian dilakukan dengan cara penyelaman dengan menggunakan alat selam serta penyisiran dari lokasi kejadian hingga sejauh 2,5 kilo meter. Pencarian, lanjut Sukirno, melibatkan enam orang Basarnas, 15 personil SAR Bojonegoro dan enan orang emergency respon cepu, serta masyarakat setempat.

Sekadar diketahui, laporan adanya dugaan bocah tenggelam tersebut terjadi Senin (10/7) sore. Korban diduga terpeleset dan tenggelam saat bermain di sungai yang kondisinya sedang surut. Air hanya tampak mengalir tenang.

Namun, di beberapa bagian terdapat beberapa cekungan yang memiliki kedalaman lebih dari lima meter dan memiliki arus yang deras di dasar sungai.

Sementara kondisi arus Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro saat ini terlihat tenang. Bahkan dibeberapa titik dasar sungai terlihat.

Airnya jernih dan tenang. Biasanya kondisi seperti ini banyak warga yang memancing ikan. Selain itu anak-anak biasanya bermain sepak bola ditepian (gisikan).[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x