Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 23:11 WIB

Warga Jatim Suka Cagub yang Berbaju Batik dan Koko

Oleh : - | Rabu, 12 Juli 2017 | 20:33 WIB
Warga Jatim Suka Cagub yang Berbaju Batik dan Koko
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) menunjukkan bahwa rakyat Jawa Timur (Jatim) lebih menyukai cagub, cawagub dan politisi yang berpenampilan sederhana.

"Adapun atribut pakaian yang paling disukai adalah batik sebanyak 27,5 persen dan pakaian muslim (baju koko dan berpeci) sebanyak 22,3 persen. Ini lebih disukai jika dibanding cara berpakaian yang lain, seperti mengenakan pakaian bebas dan adat," tegas Direktur SSC Mochtar W Oetomo kepada wartawan di Hotel Yello Surabaya, Rabu (12/7/2017).

Menurut dia, temuan riset menunjukkan bahwa kepemimpinan otentik semakin diapresiasi masyarakat Jatim.

"Dari waktu ke waktu, trend publik untuk mendapat pemimpin otentik semakin meningkat. Publik memilih atribut sederhana dan yang merakyat. Publik Jatim menginginkan tidak ada gap dan perbedaan antara pemimpin dan publiknya. Mereka menginginkan pemimpin yang sederhana, merakyat, dekat dan tidak formal apalagi glamour," imbuh Surokim Abdussalam, peneliti dan analis media SSC.

Atribut pakaian yang disuka pemilih berturut-turut adalah pakaian batik sebesar 27,50 persen, pakaian muslim (baju koko dan peci) sebanyak 22,30 persen, pakaian bebas (casual) sebanyak 19,6 persen, pakaian resmi (jas) 14,1 persen, pakaian adat (Jawa, Madura dll) 3,5 persen, pakaian olah raga 0,5 persen, tidak mempermasalahkan pakaian 2,6 persen. Adapun yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 9,9 persen.

Sementara alat peraga kampanye yang disuka pemilih secara berurutan adalah kaos sebanyak 49,9 persen, kalender 21,8 persen, baliho 11,6 persen, spanduk 6,5 persen, poster 3 persen dan sticker sebanyak 2,4 persen.

Adapun model kampanye yang disuka pemilih adalah mengadakan pengobatan massal gratis 93,30 persen, bazaar pasar murah sebanyak 91 persen, kerja bakti/kerja sosial bersama sebanyak 87,8 persen, pengajian/ziarah wali 87,6 persen, mengunjungi langsung rumah penduduk 81,5 persen dan membagikan kaos bergambar partai/caleg 79 persen, membagikan kalender 74 persen dan memasang baliho, spanduk atau poster di jalan 57 persen.

Kemudian, mengadakan rapat umum di tempat terbuka sebanyak 49,1 persen, pertunjukan musik 48,4 persen, pesan melalui medsos 47,3 persen dan mengadakan pawai kendaraaan 20,6 persen.

Survei SSC ini diselenggarakan pada 10-30 Juni 2017 meliputi 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan metode multistage random sampling, mengambil 800 responden dengan margin of error 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.[beritajatim]

 
x