Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 11:53 WIB

Pemeriksaan Kasus Hermansyah Diharap Libatkan Ahli

Oleh : Willi Nafie | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:17 WIB
Pemeriksaan Kasus Hermansyah Diharap Libatkan Ahli
Fahira Fahmi Idris - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Fahira Fahmi Idris DPD DKI Jakarta mengunjungi korban penganiayaan Hermansyah di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Pada kesempatan ini, wanita yang juga diketahui sebagai aktivis itu, mengkritisi sikap kepolisian. Sebab, dinilai terlalu cepat mengambil kesimpulan mengenai insiden yang menimpa sang pakar telematika ITB.

"Jadi kepolisian jangan terlalu cepat menyimpulkan orang itu mabok, dan lain sebagainya. Lebih baik libatkan beberapa pihak agar mendalami kasus ini secara jelas," kata Fahira di RSPAD, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

Lebih jauh, kata Fahira, penilaian dini pun dapat memicu kemarahan, lantaran sejauh ini publik sedang menunggu-nunggu motif di balik aksi penyerangan pakar telematika yang kerap tampil membela Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dalam kasus dugaan chat berbau pornografi.

"Itu (penilaian secara terburu-buru) akan menimbulkan geram masyarakat," tuturnya.

Sebelumnya, lima orang tidak dikenal melakukan pengeroyokan terhadap Hermansyah di tol tepatnya antara Taman Mini Indonesia Indah dan Tol Jorr pada Minggu (9/7/2017) pagi. Bahkan pelaku sempat menusuk pakar IT itu, hingga mengalami luka di bagian tangan, atas kuping, dan di bawah ketiak. Hingga saat ini dua pelaku diantaranya telah behasil ditangkap.

Kemudian muncul berbagai asumsi liar mengenai insiden penikaman itu di kalangan publik. Namun, Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo menduga pelaku penyerangan dipengaruhi minuman beralkohol. Dugaan sementara itu, muncul setelah keterangan seorang saksi yang mengaku melihat pelaku membawa kendaraan tak beraturan.

"Karena ceritanya zigzag nggak karuan sehingga menyenggol mobil korban. Korban marah, dikejar, dipepet, dihentikan. Di situ kemudian terjadi (penusukan). Kalau menurut saya trigger nya kan itu, senggolan mobil kemudian menjadi amarah," jelasnya beberapa waktu lalu. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x