Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 05:32 WIB

Usai BAB Odol & Baterai, Hendro Mulai Makan Bubur

Oleh : - | Selasa, 11 Juli 2017 | 18:01 WIB
Usai BAB Odol & Baterai, Hendro Mulai Makan Bubur
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jember - Hendro, warga Dusun Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, yang memakan pisau dan sejumlah benda tajam, saat ini sudah mulai bisa makan bubur. Ia masih dirawat di RS Daerah dr. Soebandi, Kabupaten Jember.

"Sayur dan buah sudah bisa masuk (dimakan). Kondisinya bagus. Pencernaannya sudah bergerak normal. Lambungnya sudah bagus," kata kata Humas RSD dr. Soebandi Justina Evi Tyaswati, Selasa (11/7/2017).

Namun, Hendro masih mengalami rasa tidak nyaman di bagian lambung. "Pelan-pelan saya memberitahu bahwa itu akibat benda-benda tajam (dalam perutnya). Pasien ini memang pasien skizofrenia, pasien gangguan jiwa berat yang dirawat Rumah Sakit Jiwa Lawang sejak empat tahun lalu dan sampai sekarang masih mengonsumi obat dari Puskesmas Panarukan, Situbondo," kata Evi.

Dua pekan sebelum lebaran, menurut bibi dan ibu Hendro, ada perubahan perilaku. "Dia mulai menyendiri dan mulai bicara sendiri. Mungkin saat itu, dia mulai makan (benda-benda tajam) dan menimbulkan sakit perut," kata Evi.

Hendro sehari-hari bekerja sebagai nelayan dan pekerja tambak.Menurut Ari Budi Haryanto, kakaknya, hal ini diketahui setelah Hendro mengalami sakit perut.

"Saya bawa ke dokter. Kata dokter usus buntu. Besoknya masih tetap sakit, saya bawa ke RSUD dr. Abdur Rahem. Setelah dironsen, begitulah hasilnya. Ada benda-benda tajam. Ada paku, sendok, korek api, uang logam, kayak ada pisaunya juga," katanya.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x