Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 12:20 WIB

DPR Dorong Pemerintah‎ Gelar Dialog dengan Nelayan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:21 WIB
DPR Dorong Pemerintah‎ Gelar Dialog dengan Nelayan
Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan meminta pemerintah melakukan dialog terbuka dengan para nelayan sebelum mereka marah. Sebab, hari ini dikabarkan puluhan ribu nelayan se-Indonesia akan mengepung Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Anggota Fraksi PKB itu mengatakan sekira 10.000 nelayan yang akan mengepung Istana Negara itu ingin menyampaikan penderitaan mereka hampir 3 tahun akibat sejumlah kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Pasalnya, kebijakan Menteri Susi dianggap tidak mempertimbangkan aspek sosial-ekonomi, khususnya para nelayan. Bahkan, Susi tak pernah mau kompromi dan musyawarah dengan nelayan sehingga tidak pernah ada solusi dari kebijakannya.

"Kami sudah memfasilitasi nelayan untuk berdialog dengan pemerintah, tapi hampir 3 tahun kita lakukan namun belum ada solusi," kata Daniel di Jakarta.

Menurut dia, kebijakan Susi sangat merugikan kepercayaan rakyat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena, ini adalah kebijakan yang sangat tidak perlu, membebani pemerintah, membuat nelayan dan perikanan nasional bangkrut.

"Masih banyak urusan strategis pemerintah yang penting yang memerlukan energi. Dalam sejarah Indonesia, baru kali ini ribuan nelayan turun ke jalan. Sebelumnya nelayan tidak pernah aksi, itu tandanya persoalan sudah sangat serius. Segera cabut demi menjaga kepercayaan rakyat," ujarnya.

Oleh karena itu, Danie mendorong segera dilakukan dialog terbuka dan dibentuk Tim Independen Terpadu yang terdiri dari pemerintah, nelayan, para ahli serta stakeholder lainnya untuk membedah seluruh kebijakan secara terbuka sesuai fakta dan data lapangan.


"Segera lakukan dialog sebelum rakyat marah, karena urusan perut keluarga mereka terampas tanpa jalan keluar. Dari Tim ini kita hasilkan kebijakan yang mampu membuat nelayan dan perikanan nasional jaya, bukannya hancur lebur seperti saat ini," tandas Wasekjen PKB ini. [rok]

Tags

Komentar

 
x