Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 11:40 WIB

Yusril Minta Pansus Angkat KPK Abaikan Guru Besar

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 10 Juli 2017 | 16:35 WIB
Yusril Minta Pansus Angkat KPK Abaikan Guru Besar
Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra meminta kepada Pansus Hak Angket KPK tidak menghiraukan penggiringan opini oleh ratusan guru besar sejumlah negara yang menilai angket sebagai upaya pelemahan atau mengganggu eksistensi KPK.

"Kalau sejumlah profesor menyampaikan pendapatnya, tapi kalau profesor bukan bidangnya tidak perlu kita hiraukan. Karena di luar kompetensinya," kata Yusril di Gedung DPR, Senin (10/7/2017).

Mantan Menteri Hukum dan Keamanan itu menjelaskan profesor diangkat sesuai bidangnya masing-masing dan tidak bisa melanggar kompetensinya, sehingga apabila ia dimintai penjelasan diluar bidang kompetensinya tentu tidak akan diladeni.

"Misalkan saya ditanya soal hukum pertanahan, saya tidak akan menjelaskan karena itu bukan bidang saya," ujarnya.

Di samping itu, Yusril menceritakan juga tentang penyusunan Rancangan Undang-Undang Pembentukan Mahkamah Konstitusi yang mengalami perdebatan dalam satu pasal yakni mengenai pasal presiden bisa diberhentikan jika melakukan tindak pidana berat.

"Saya diskusi dengan seorang profesor ahli hukum pidana maksud dari tindak pidana berat itu, beliau bilang tidak ada tindak pidana berat tapi yang ada luka berat. Mungkin maksudnya itu yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun, membutuhkan pendampingan pengacara," jelas dia. [rok]

Komentar

 
x