Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:38 WIB

KPK Panggil Laksamana Sukardi

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 10 Juli 2017 | 10:35 WIB
KPK Panggil Laksamana Sukardi
Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Presiden Megawati Soekarnoputri, Laksmana Sukardi - (Foto: istimewa)
facebook twitter


INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Presiden Megawati Soekarnoputri, Laksmana Sukardi, dipanggil KPK.

Laksamana akan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) milik Sjamsul Nursalim.

"Yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsjad Temenggung, eks Kepala BPPN)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (10/7/2017).

Bersama Laksamana, Wakil Ketua Bidang Administrasi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Sumantri Slamet juga ikut dipanggil KPK. Dia juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Syafruddin.

Laksamana Sukardi sebelumnya mondar-mandir ke KPK saat kasus BLBI masih dalam penyelidikan.

Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsjad Temenggung telah ditetapkan sebagai tersangka. Syafruddin merupakan tersangka pertama dalam kasus dugaan mega korupsi penerbitan SKL BLBI ini.

Syafruddin diduga telah melakukan kongkalikong serta menerbitkan SKL BLBI untuk pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp3,7 triliun.

Atas perbuatannya, Syafruddin Temenggung disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [rok]

Tags

Komentar

 
x