Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 11:48 WIB

Selidiki Kebakaran Kantor Dinas Perindustrian Surabaya

Polisi Terjunkan Tim Labfor

Oleh : Ivan Setyadi | Kamis, 6 Juli 2017 | 18:09 WIB
Polisi Terjunkan Tim Labfor
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Tim Labfor Polda Jawa Timur menyelidiki kebakaran yang terjadi di kantor utama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur di Jalan Siwalankerto II Surabaya pada Kamis (6/7/2017) pagi tadi.

Selain Labfor Polda, tim Identifikasi Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya juga terjun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi yang mengetahui kebakaran itu dimintai keterangan.

"Kami baru saja menyelesaikan proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Shinto Silitonga, kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur.

Selain olah TKP, kata Shinto, tiga saksi dimintai keterangan, dua di antaranya petugas Satuan Polisi Pamong Praja yang saat kebakaran terjadi bertugas di kantor Disperindag Jatim. "Seorang saksi lagi aparatur sipil," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, awal api menjalari Gedung A Disperindag Jatim sekira pukul 04.45 WIB. Kebakaran diawali suara ledakan yang berasal dari sebelah timur gedung yang terbakar. Petugas jaga sempat berusaha memadamkan api dengan pemadam kecil tapi gagal.

Api malah kian membesar. Lima belas mobil pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api dua jam kemudian. Tetapi 80 persen bangunan sudah hangus terbakar, termasuk ruang kerja Kepala Disperindag Jatim, Muhammad Ardi, di lantai dua. "Tidak ada korban jiwa," ujar Shinto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah berkas dan dokumen penting di dalam gedung ikut terbakar habis. Tetapi server data yang berada di lantai satu berhasil diselamatkan. Untuk mengetahui penyebab kebakaran, polisi menunggu hasil Labfor Polda Jatim.

Hasil penyelidikan terkait penyebab kebakaran itu dianggap penting. Sebab, kebakaran terjadi saat Disperindag Jatim diusut Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan suap di lingkungan Komisi B DPRD Jatim. Kantor Disperindag Jatim pernah digeledah sekali oleh KPK untuk mencari barang bukti kasus itu.

Kasus suap Komisi B DPRD Jatim telah menetapkan Ketua Komisi B Moechammad Basuki, Kepala Dinas Peternakan Rohayati (nonaktif), Kepala Dinas Pertanian Bambang Heryanto (nonaktif), dan tiga staf dewan dan dinas, sebagai tersangka. KPK menyebut, selain dua dinas itu, Disperindag Jatim dan Dinas Perkebunan juga diduga menyetor rutin ke Komisi B.

Komentar

 
x