Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 03:13 WIB

Pansus RUU Pemilu Membantah Adanya Barter

Oleh : Agus Iriawan | Rabu, 5 Juli 2017 | 12:47 WIB
Pansus RUU Pemilu Membantah Adanya Barter
Anggota Pansus RUU Pemilu Achmad Baidowi - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Pansus RUU Pemilu Achmad Baidowi membantah rencana kenaikan dana parpol hingga Rp 111 miliar karena adanya barter di DPR.

"Tidak ada barteran, ini karena dua hal berbeda, soal ranahnya partai politik dan satu ranahnya soal undang-undang pemilu," kata Achmad di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Baidowi menjelaskan rencana kenaikan dana bantuan parpol tersebut telah lama bergulir. Wacana diusul sudah lama oleh Kemendagri.

Kemendagri mengusulkan kepada Kementerian Keuangan sebelum RUU Pemilu dibahas. "Sekarang ramai dibicarakan karena baru disetujui Kemenkeu," jelasnya.

Dia menyebutkan bahwa kenaikan bantuan partai politik tidak ada barter. Bukan juga untuk lahan politik baru.

"Tidak ada barter, dan tidak akan menjadi lahan korupsi, karena dana tersebut tidak diberikan dengan cara gelotoran, jadi pencairan secara bertahap," tegasnya.

Sebelumnya pemerintah berencana menaikan dana parpol hingga 10 kali lipat dari Rp 108 persuara menjadi Rp1.000 per suara. Sementara Kemendagri tengah merancang revisi PP 5/2009 tentang Bantuan Keuangan kepada partai politik. [rok]

Tags

Komentar

 
x