Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 18:08 WIB

TMP, HMI dan KAMMI Komitmen Jaga Kebhinnekaan

Oleh : Ajat M Fajar | Sabtu, 24 Juni 2017 | 15:05 WIB
TMP, HMI dan KAMMI Komitmen Jaga Kebhinnekaan
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Organisasi pemuda dan mahasiswa sangat mangapresiasi kegiatan buka bersama yang dilaksanakan oleh Taruna Merah Putih (TMP) dengan tema "Kita Genggam Erat Nilai Demokrasi dan Kebhinbekaan".

Ketua Umum PB HMI Mulyadi T Tamsir mengatakan, persoalan demokrasi dan kebhinnekaan di Indonesia sudah selesai, final dan tuntas. Mayoritas umat Islam mengakui demokrasi sebagai nilai-nilai yang inheren dengan nilai-nilai Pancasila.

"Bila pun ada persoalan dalam satu dua kasus, bukan karena kebhinnekaan itu sendiri, melainkan karena ketidakadilan. Maka hita harus bersama-sama perjuangkan keadilan," kata Mulyadi.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum KAMMI Kartika. Dia memastikan bahwa kebhinekaan merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa. Dan perbedaan merupakan modal utama untuk persatuan, bukan untuk perpecahan.

Sebelumnya, sekitar 1.000 orang memenuhi kantor DPP Taruna Merah Putih (TMP) di jalan Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat,akhir pekan ini. Mereka hadir untuk merayakan kebersamaan dan kebhinekaan yang dikemas dalam acara buka puasa bersama TMP.

Di antara mereka ada sekitar 120 anak yatim yang mendapat santunan dan bantuan. Hadir pula sejumlah pimpinan gerakan mahasiswa yang memeriahkan acara. Di antara mereka adalah Ketua Umum KAMMI Kartika Nur Rakhman, Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir, Sekjen GMNI Pius Brio, Ketua Umum GMKI Sahat Martin Philip Sinurat, Ketua Umum PMKRI Angelius Wake Kako. Ketua Umum Presidium Pusat HIKMAHBUDHI Sugiartana, perwakilan DPP KMHDI serta perwakilan DPP IMM.

Hadir pula pimpinan Garda Pemuda Nasdem, Banser Ansor dan Gema Hanura. Selain itu, hadir Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indoneesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia dan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Sukur Nababan dan Arteria Dahlan.

Sementara itu, tausiyah disampaikan Sinta Nuriyah Wahid. Sinta Nuriyah Wahid, yang merupakan istri almarhum Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid, juga mengajak semua pihak untuk benar-benar mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan yang nyata dan menjaga kebhinekaan

"Bhinneka Tunggal Ika harus ditingkatkan terus di tengah-tengah masyarakat. Karena negara kita sedang terombang ambing karena ada yang menggoyang nilai-nilai Pancasila. Karena itu, saya selalu mengajak peserta dalam setiap acara untuk menyanyikan lagu Indonesia raya," kata Sinta.

Sinta bercerita sejak 17 tahun lalu ia menggagas sahur bersama dengan kelompok-kelompok yang selama ini termarginalkan. Diantaranya kaum miskin kota dan para pemulung.

Ia pula mengajak tokoh-tokoh lintas agama dalam program ini sebagai rasa hormat dan cinta kasih kepada umat Islam sehingga kaum muslim bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik.

"Inilah kebhinnekaan yang kita perjuangkan," ungkap Sinta

Dalam kesempatan ini, Sinta mengajak semua pihak untuk menjaga nilai-nilai Pancasila. Diantaranya adalah Persatuan Indonesia. "Buka bersama di TMP ini merupakan bukti nyata Persatuan Indonesia," ungkap Shinta.[jat]

Tags

 
x