Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 Juli 2017 | 15:47 WIB

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan Polda Metro Jaya tidak keberatan jika Komnas HAM berencana membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Komnas HAM Siap Bentuk TGPF Kasus Novel

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 23 Juni 2017 | 15:22 WIB
Komnas HAM Siap Bentuk TGPF Kasus Novel
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan Polda Metro Jaya tidak keberatan jika Komnas HAM berencana membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"Ya enggak apa-apa. Ya silahkan," katanya, Jumat (23/6/2017).

Meski demikian, Iriawan mengaku Polisi sudah maksimal dan sangat terbuka dalam penanganan kasus tersebut. Polisi pun diakuinya sudah berkoordinasi dengan KPK dan meminta agar ada penyidik KPK yang bisa ikut melihat langsung bagaimana kasus ini berproses di Polda Metro Jaya.

"Kami kemarin sudah ke KPK untuk penggandengan. Kurang apa lagi. Udah luar biasa, kami datang ke sana, minta penyidik KPK untuk menggandeng untuk melihat perkembangan. Terus apalagi coba. Udah melihat langsung, nih yang kami lakukan. silahkan di kroscek juga. Apalagi. Itu kan wujud dari keterbukaan kami," jelasnya.

Diketahui, Komnas HAM berencana membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus dugaan penyerangan penyidik KPK, Novel Baswedan. Tim tersebut dibentuk usai Komnas HAM menyelesaikan investigasi.

Komisioner Komnas HAM, Manager Nasution menyatakan usulan pembentukan TGPF kasus Novel ini nantinya ditentukan dalam Rapat Paripurna Komnas HAM, pertengahan Juni 2017.

"TGPF atau semacamnya ini dalam UU Komnas HAM dan peraturan Komnas HAM beranggotakan Komnas HAM sendiri dan pelibatan masyarakat," kata Manager. [ton]

 
x