Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:42 WIB

PPP Djan: Tawaran Islah Romi Berujung Ancaman

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 23 Juni 2017 | 13:46 WIB
PPP Djan: Tawaran Islah Romi Berujung Ancaman
Wasekjen PPP kubu Djan, Sudarto - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tawaran islah PPP kubu Romahurmuziy alias Romi pada kubu Djan Faridz disambut baik. Tawaran itu menyusul adanya putusan PTUN dan MA yang mengabulkan gugatan pihak Romi.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Saudara Romi yang telah menawarkan Islah kepada kami yang dilanjutkan dengan penawaran jabatan dan kedudukan kepada ketua umum PPP H. Djan Faridz. Islah itu baik, apalagi dilakukan di bulan suci Ramadhan ini," kata Wasekjen PPP kubu Djan, Sudarto, Jakarta, Jumat (23/6/2017).

Namun begitu, kata dia, tawaran islah itu tidak sepenuhnya terealisasi. Melainkan ada beberapa kader PPP dari kubu Djan yang diduga diintimidasi dan diancam akan dipecat oleh kubu Romi.

"Ajakan islah itu ternyata berupa surat ancaman pemecatan terhadap kader-Kader kami dan surat ancaman akan menduduki kantor DPP PPP di jalan Diponegoro. Surat pemecatan tersebut Terutama ditujukan kepada kader yang menjadi anggota Legislatif," ujar dia.

Namun begitu, dia tidak menyebutkan secara detail siapa saja uang mendapat ancaman dan intimidasi akan dipecat oleh kubu Romi. Namun, dia menyebut tindakan Romi itu jauh dari jata islah.


"Hal ini menunjukkan akhlak yang sebenarnya dari saudara Romi. Semestinya menahan diri dengan menghormati bulan suci Ramadhan ini," ujar dia.

Darto mempersilahkan kedepan kubu Romi menduduki kantor DPP PPP, tapi setelah punya amar putusan resmi, bukan hanya melalui webset lembaga tersebut.

"Mereka sendiri belum mengetahui putusan PTTUN dan PK karena salinan asli dari Pengadilan belum diberikan kepada pihak-pihak yang berperkara hingga saat ini. Bisa jadi amar putusan tersebut tidak sesuai dengan yang mereka inginkan," kata dia.

Romi cs mungkin lupa bahwa Mereka baru memenangkan 3 dari 10 sidang sengketa peradilan. 7 kali justru dimenangkan muktamar Jakarta, lanjut Sudarto. Saat ini kemungkinan besar mereka akan kembali kalah dalam gugatan sengketa parpol di peradilan lanjutan. Karena Romi itu tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Bahkan Prinsip putusan sengketa PPP yaitu putusan Mahkamah Partai sendiri menyatakan Bahwa Muktamar Jakarta Yang sah dan Muktamar Romi itu tidak sah. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x