Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 20:37 WIB

Ini Alasan Ahok Tetap Ditahan di Mako Brimob

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 22 Juni 2017 | 16:32 WIB
Ini Alasan Ahok Tetap Ditahan di Mako Brimob
Terpidana kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terpidana kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipastikan tak akan dikembalikan ke tahanan rutan LP Cipinang, Jakarta Timur hingga saat ini.

Menkumham Yasonna Laoly menegaskan, Ahok akan tetap ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat meskipun dirinya divonis untuk ditahan di rutan LP Cipinang.

Yasonna mengungkapkan, alasan tetap ditahannya Ahok di Mako Brimob dengan pertimbangan keamanan.

"Ya, kembali ke Mako Brimob karena alasan keamanan. Di waktu awal kan, banyak yang sebelumnya sudah membicarakan soal itu bersama Kapolri. Sejak dulu juga persoalannya sama," ucap Yasonna di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2017).

Ia menambahkan, faktor keamanan yang menjadi pertimbangan tetap ditahannya Ahok di Mako Brimob adalah untuk menghindari kembali bergejolaknya emosi masyarakat jika dipindahkan kembali ke Cipinang.

"Ini kan, kasusnya lain. Kasus yang memancing banyak emosi jutaan orang, bukan satu orang. Ancaman beliau itu paling tidak verbal sangat banyak. Sangat viral, baik di YouTube maupun di lapas ada dua kelompok yang memilih dan tidak memilih Ahok," tuturnya.

Tak hanya itu, alasan adanya lapas khusus teroris di LP Cipinang yang menjadi kekhawatiran tersendiri jika Ahok kembali di tahan disana.

"Disana ada juga lapas teroris yang harus kita tahu cara berpikir dan pahamnya agak membuat kami khawatir. Oleh karenanya demi alasan keamanan, saya dikirimi surat oleh kepala kanwil mengenai keamanan dan juga tempat di situ kan sangat over kapasitas juga," ujarnya.

Menteri asal PDIP ini pun mengaku telah berkoordinasi dengan Polri untuk persetujuan Ahok tetap ditahan di Mako Brimob.

"Persoalan seperti ini bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya juga ada, bahkan Nazaruddin juga pernah ditaruh di Mako Brimob baru dipindah.

Ia menegaskan, pemerintah sudah mempertimbangkan secara matang keputusan agar Ahok tidak dipindahkan tahanannya.

"Jadi, ini persoalan-persoalan yang kami pikirkan daripada nanti repot. Misalnya, di sana ada pendukung dan non Ahok, kemudian yang di sana marah, bisa ribut. Belum kalau ada demo, itu akan menyulitkan karena jalan di depannya itu Arteri. Jadi, sementara evaluasinya di Mako Brimob," tandasnya.[jat]

 
Embed Widget

x