Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 16:04 WIB

Polisi Periksa Saksi Kunci Penyerangan Novel

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 21 Juni 2017 | 19:36 WIB
Polisi Periksa Saksi Kunci Penyerangan Novel
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah memeriksa seorang jemaah Masjid Jami Al Ihsan berinisial E. Yang bersangkutan dianggap sebagai saksi kunci penyerangan penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"E yang melihat (terduga pelaku) di depan rumah Novel," katanya di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (21/6/2017).

Ia menjelaskan, E melihat orang di depan rumah Novel, tepatnya duduk di bangku semen. E mengaku hafal dengan wajah orang mencurigakan tersebut,

"Lewat saja dia, sendiri saja toh, 'woh hafal wajahnya'," kata Argo.

Ia menambahkan, Selain E, ada saksi lain yang melihat terduga pelaku di area masjid. Tapi, tak dianggap sebagai saksi kunci. Jarak antara saksi dan terduga pelaku cukup jauh. Tapi, polisi akan mengumpulkan keterangan-keterangan tersebut, untuk menggambar sketsa terduga pelaku.

"Kemudian, ada juga yang melihat selain di situ. Ada satu orang di pojokan di masjid. Nanti orang-orang itu, kan' bisa kita tanyakan. Kalau perlu, bisa kita sketsa. Jadi, kita masih mendalami di situ," katanya.

E merupakan jemaah Masjid Jami Al Ihsan. Masjid tempat ibadah Novel sebelum disiram cairan yang mengandung asam sulfat, seusai salat subuh, 11 April 2017 lalu. E pulang dari masjid lebih dulu, sebelum Novel diteror.

Diketahui, dalam kasus ini Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah memeriksa 56 saksi. Hanya, E yang menjadi saksi kunci polisi. E dianggap yang melihat terduga pelaku paling dekat jaraknya.

Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan diserang 2 orang tidak dikenal menggunakan air keras pada 11 April lalu. Dia disiram setelah melaksanakan Sholat Subuh di Masjid di lingkungan rumahnya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sejauh ini, polisi telah mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam kasus Novel. Namun, semuanya dilepaskan karena mereka tidak berkaitan dengan kasus ini. [ton]

 
x