Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 04:21 WIB

Dugaan Pengeroyokan

Komandan Brimob: Ada Yang Aneh, Wartawan Tulis

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 19 Juni 2017 | 14:31 WIB
Komandan Brimob: Ada Yang Aneh, Wartawan Tulis
Komandan Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komandan Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail mengatakan apa yang dilakukan oknum anggota Brimob terhadap wartawan Antara Ricky Prayoga diduga karena mereka sedang dalam kondisi lelah.

"Saya mau kasih tahu kalian wartawan, sama anggota itu kalau kalian tidak menunjukkan sikap yang aneh- aneh, anggota tak akan macam-macam. Tapi kalau kalian menunjukkan kalian itu lebih hebat, ya pasti ada terjadi sesuatu sama yang tidak kita diinginkan," kata Murad di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Meski demikian, Murad mengaku tidak semua anggota polisi seperti itu. Terkait yang menimpa Ricky, Murad mengaku belum tahu apakah sudah ditangani atau belum. Media pun diminta bertanya langsung ke Polda Metro Jaya.

"Kan anggota kalau sudah bertugas 2 sampai 3 jam itu dia cape. Dia cape, trus ada yang bertingkah pasti dia marah. Tak ada orang sopan di dunia, yang pasti dianiaya orang. Pasti ada sesuatu yang tak berkenan di hati anggota. Begitu juga kalian, kalau kalian ada yang aneh-aneh pasti kalian tulis yang aneh-aneh juga," ulasnya.

Diketahui, Wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Ricky Prayoga mengalami tindak kekerasan oleh sejumlah oknum Brimob saat akan meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu.

Ricky Prayoga diseret secara paksa oleh oknum Brimob tersebut saat akan mengantre di sebuah anjungan tunai mandiri (ATM) di lokasi tersebut pada pukul 15.00 WIB. Pengeroyokan Wartawan, Ini Kata Komandan Korps Brimob"Saya mau kasih tahu kalian wartawan, sama anggota itu kalau kalian tidak menunjukkan sikap yang aneh- aneh, anggota tak akan macam-macam. Tapi kalau kalian menunjukkan kalian itu lebih hebat, ya pasti ada terjadi sesuatu sama yang tidak kita diinginkan," kata Murad di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Meski demikian, Murad mengaku tidak semua anggota polisi seperti itu. Terkait yang menimpa Ricky, Murad mengaku belum tahu apakah sudah ditangani atau belum. Media pun diminta bertanya langsung ke Polda Metro Jaya.

"Kan anggota kalau sudah bertugas 2 sampai 3 jam itu dia cape. Dia cape, trus ada yang bertingkah pasti dia marah. Tak ada orang sopan di dunia, yang pasti dianiaya orang. Pasti ada sesuatu yang tak berkenan di hati anggota. Begitu juga kalian, kalau kalian ada yang aneh-aneh pasti kalian tulis yang aneh-aneh juga," ulasnya.

Diketahui, Wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Ricky Prayoga mengalami tindak kekerasan oleh sejumlah oknum Brimob saat akan meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu.

Ricky Prayoga diseret secara paksa oleh oknum Brimob tersebut saat akan mengantre di sebuah anjungan tunai mandiri (ATM) di lokasi tersebut pada pukul 15.00 WIB. [rok]

Komentar

 
x