Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 17:43 WIB

Pansus Hak Angket Minta KPK Taat Asas

Oleh : Indra Hendriana | Minggu, 18 Juni 2017 | 08:27 WIB
Pansus Hak Angket Minta KPK Taat Asas
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK, Dossy Iskandar meminta KPK hadir apabila dipanggil oleh pihaknya. Sebab, tujuan pansus hak angket bukanlah untuk melemahkan KPK, melainkan untuk menjalankan fungsi pengawasan.

"KPK adalah lembaga pemerintahan taatlah kepada mekanisme kenegaraan. Biasa saja angket ini, biasa saja normal kok angket itu diatur dalam undang-undang. Harapan saya pokoknya taati asa saja," kata Dossy kepada INILAHCOM, Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

Menurut dia, apabila KPK tidak sependapat dengan hak angket itu bisa ditungakan pada rapat nanti. Bukan malah tidak menghadiri undangan dari pihaknya yang malah dinilai tidak menghargai hak yang dimiliki anggota DPR itu.

"Nanti kalau nggak cocok atau punya data (yang berbeda) yang tinggal di sampaikan saja diangket ke panitia angket," kata dia.

Sebab, kata Dossy, selama ini hampir semua anggota DPR yang dipanggil KPK berkaitan dengan kasus dugaan korupsi selalu hadir memenuhi panggilan itu. Untuk itu, Dossy meminta sedianya KPK juga menunjukan sikap seperti anggota DPR yang diduga ikut terlibat kasus korupsi.

"Anggota DPR yang dituduh melakukan korupsi dipanggil ya hadir dong, biasa saja kalau terbukti ya (diproses) kalau tidak terbukti iya jangan dipaksakan," ujar dia.

Diketahui, DPR menggulirkan hak angket untuk memaksa KPK membuka rekaman penyidikan Miryam, politikus Hanura yang menjadi saksi dugaan korupsi e-KTP. Miryam mencabut seluruh berita pemeriksaannya dan mengaku ditekan penyidik KPK.

KPK membantah. Bahkan, penyidik KPK mengatakan bahwa saat pemeriksaan Miryam mengaku diancam koleganya di DPR. KPK pun menetapkan Miryam sebagai tersangka pemberi keterangan palsu. [ind]

Tags

 
x