Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 04:29 WIB

Pansus Hak Angket Berharap KPK Izinkan Miryam

Oleh : Indra Hendriana | Minggu, 18 Juni 2017 | 07:13 WIB
Pansus Hak Angket Berharap KPK Izinkan Miryam
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pansus hak angket KPK pekan depan akan memanggil Miryam S. Haryani guna dimintai keterangan. KPK belum memutuskan apakah akan memerikan izin kepada Miryam menghadiri rapat hak angket atau tidak.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua pansus hak angket KPK, Dossy Iskandar berharap pihak KPK memberikan izin kepada Miryam untuk menghadiri rapat pansus hak angket. Sebab, pihaknya memerlukan keterangan Miryam.


"Iya kemarin sudah mengirim surat ke KPK dan sudah ada tanda terima surat dari KPK. Senin besok kami mengundang Miryam. Iya silakan saja kalau KPK (tidak izinkan) kami harapkan tetap memberikan izin kepada ibu Miriam untuk hadir dalam panggilan pansus (hak angket)," kata Dossy pada INILAHCOM lewat sambungan telepon, Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

Sebab, pemanggilan terhadap Miryam sudah memalui prosedur. Yakni, dengan mengirim surat kepada KPK. Untuk itu, dia berharap sedianya KPK bisa memberikan izin kepada Miryam.

"Kami (sudah) ikuti prosedur. Kewenangan mengizinkan ibu Miriam kan ada di KPK," ujar anggota Komisi III DPR ini.

Sebelumnya, rencana pemeriksaan Miryam ini merupakan bagian dari hak angket yang digulirkan DPR kepada KPK. Angket ini awalnya digunakan untuk memaksa KPK membuka rekaman penyidikan Miryam, politikus Hanura yang menjadi saksi dugaan korupsi e-KTP. Miryam mencabut seluruh berita pemeriksaannya dan mengaku ditekan penyidik KPK.

KPK membantah. Bahkan, penyidik KPK mengatakan bahwa saat pemeriksaan Miryam mengaku diancam koleganya di DPR. KPK pun menetapkan Miryam sebagai tersangka pemberi keterangan palsu.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan lembaganya tak bakal mengizinkan Miryam S. Haryani untuk memberikan keterangan di luar pengadilan. Terlebih, jika yang diminta menyangkut substansi yang sedang diproses di KPK.

"KPK beranggapan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, KPK tidak akan memperbolehkan tersangka KPK untuk memberikan keterangan di luar proses peradilan," kata Syarif. [ind]

Tags

 
x