Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 05:28 WIB

Jokowi Kekeuh Presidential Threshold 20 Persen

Oleh : Ray Muhammad | Sabtu, 17 Juni 2017 | 21:16 WIB
Jokowi Kekeuh Presidential Threshold 20 Persen
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Ungaran - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyikapi revisi Undang-undang Pemilu yang tengah bergulir di DPR. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kekeuh ambang batas pencalonan Presiden (Presidential Threshold) sebesar 20 persen.

"Harus konsisten. Jangan sudah sampai kesini kembali lagi. Lah, kapan politik negara ini akan semakin baik, harus ada konsistensi. Sehingga kami ingin kalau yang dulu sudah 20 persen (ambang batasnya), masa kita mau kembali ke nol. Gitu lho," kata Jokowi di restoran Mang Engking, Ungaran, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017).

Jokowi mengaku telah menugaskan Mendagri Tjahjo Kumolo untuk mengawal pembahasan revisi Undang-undang Penyelenggaraan Pemilu.

"Semestinya, semakin kesana semakin konsisten sederhana. Baik parpolnya maupun dalam pemilunya. Kita harus konsisten seperti itu dan saya sudah menugaskan kepada Mendagri untuk mengawal itu," tegasnya.

Terkait wacana Perppu Pemilu, Jokowi mengaku pemerintah belum mempunyai rencana terkait hal tersebut. "Belum. Ini kan, masih dalam pembahasan. Kami sudah mengajak bicara fraksi-fraksi yang ada disana (DPR) untuk bersama-sama. Jangan hanya untuk kepentingan hari ini atau pemilu atau pilpres ini. Kita seharusnya bicara visi ke depan, politik negara harus spt apa. Kami menyiapkan itu. Kamu (media) jangan memanasi," tandasnya.

Sementara itu Senin (19/6) Pansus UU Pemilu akan mengetuk hasil revisi UU Pemilu. Setidaknya fraksi-fraksi di DPR dan pemerintah belum sepakat perihal revisi UU tersebut. Ada fraksi yang menginginkan Presidential Threshold nol persen dan ada yang ingin Presidential Threshold tetap 20-25 persen. [fad]

Komentar

 
x