Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 04:24 WIB

Jokowi Targetkan Bangun 60 Jembatan Gantung

Oleh : Ray Muhammad | Sabtu, 17 Juni 2017 | 15:11 WIB
Jokowi Targetkan Bangun 60 Jembatan Gantung
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom/Ray Muhammad)
facebook twitter

INILAHCOM, Temanggung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Kali Galeh di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (17/6) siang.

Pada kesempatan ini, tampak Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Bupati Temanggung, Bambang Sukarno.

Selain jembatan Kali Galeh, Jokowi turut meresmikan tiga jembatan gantung lainnya antara lain Jembatan Suropadan, Jembatan Mangunsuko dan Jembatan Krinjing.

Jokowi tiba di lokasi peresmian pada pukul 13.00 WIB. Usai berkeliling jembatan gantung yang mengarah ke pemandangan Gunung Sumbing ini, ia memberikan sedikit pernyataan persnya.

"Jembatan gantung seperti ini memang hal-hal yang kelihatan kecil-kecil, tetapi ini betul-betul bisa memberikan manfaat yang besar, baik untuk transportasi orang, barang dan komoditas sehingga tadi ada efisiensi di dalam transportasi, baik biaya maupun waktu," jelas Jokowi.

Menurut dia, pembangunan jembatan gantung seperti ini merupakan hal yang sangat penting. "Karena yang sering kita lihat itu jembatan yang gede-gede. Kalau yang kecil-kecil seperti ini kalau saya ke daerah pasti dapat keluhan," ucapnya.

Ia menambahkan, semalam dirinya mendapatkan keluhan bahwa di Wonosobo diperlukan jembatan gantung yang ratusan jumlahnya.

"Karena memang antardesa, antarkecamatan itu perlu dihubungkan. Kalau enggak muter itu, dan memakan biaya yang tidak kecil," imbuhnya.

Jokowi memastikan, ke depan pembangunan infrastruktur berupa jembatan gantung seperti ini akan terus menjadi prioritas pemerintah.

"Saya kira sudah kita mulai 2015 di Banten. Sudah banyak ada 10. Di Magelang ada 4. Di sini, nanti di Wonosobo kemudian di seluruh luar Jawa yang paling banyak di Papua dan Sulawesi karena memang medan, topografi kita ini seperti ini," ujarnya.

Adapun di lokasi pembangunan jembatan yang diresmikannya hari ini, Jokowi melihat bahwa jembatan gantung diperlukan untuk membantu anak sekolah menyeberangi sungai.

"Ada sungai, ada bukit yang juga bahaya untuk anak sekolah. Apalagi untuk membawa komoditas, sangat sulit sekali. Apalagi pas banjir, itu mutarnya jauh sekali," ucapnya.

Adapun biaya yang dibutuhkan untuk membangun satu unit jembatan seperti ini berkisar antara Rp3 miliar hingga Rp6 miliar.

"Ini penting sekali. Saya tadi sudah sampaikan ke Menteri PUPR agar jembatan-jembatan gantung seperti ini diberikan prioritas. Karena permintaan banyak sekali. Tahun ini mungkin kita perkiraan bisa membangun sekitar 60 jembatan. Tahun depan saya kira akan diperbanyak lagi. Memang penting sekali," tuturnya.

Saat disinggung wartawan soal kepuasannya terhadap hasil pembangunan jembatan ini, Kepala Negara malah melontarkan guyonan.

"Kamu (media) coba saja lari. Hal yang paling penting ini bukan untuk orang saja, sepeda bisa, tapi mobil enggak boleh. Sepeda motor kan, penting untuk membawa tembakau di belakang. Membawa sawi, kol, lombok, semuanya bisa," tandasnya.[jat]

Tags

 
x