Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 17:44 WIB

Jokowi Tulis Huruf Arab Alquran Akbar di Wonosobo

Oleh : Ray Muhammad | Sabtu, 17 Juni 2017 | 10:10 WIB
Jokowi Tulis Huruf Arab Alquran Akbar di Wonosobo
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Wonosobo - Di sela kunjungan kerjanya di Wonosobo, Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meluangkan waktunya untuk berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di daerah tersebut, Jumat (16/67) malam.

Adapun kunjungan ini merupakan salah satu cara Kepala Negara dalam menghidupkan suasana bulan Ramadan 1438 H.

Kehadiran Presiden RI ini tentu saja membawa kebanggaan tersendiri bagi para santri Pondok Pesantren Al Asyariyyah.

Mereka menyambut kehadiran Jokowi yang didampingi sang putera, Kaesang Pangarep beserta rombongan dengan lantunan salawat.

Turut menyertai Jokowi ini diantaranya Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mendikbud Muhadjir Effendi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Di pesantren keempat yang dikunjungi dalam kunjungan kerja kali ini, Kepala Negara dan lainnya langsung masuk ke dalam masjid untuk menunaikan ibadah salat Isya dan Tarawih bersama ribuan santri.

Usai salat berjamaah tersebut, Jokowi mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan kepada dirinya saat bersilaturahmi ke Ponpes yang berlokasi di Jalan K.H. Asyariyyah No.9, Kalibeber, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah ini.

"Pertama-tama saya ingin ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan yang sangat ramah kepada kami dan rombongan pada saat kami masuk tadi ke pondok," ujar Jokowi.

Dalam sambutannya, mantan Gubernur DKI ini mengajak masyarakat khususnya para santri untuk mensyukuri segala anugerah yang telah diberikan Allah SWT.

Salah satunya adalah dengan menghargai keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia.

"Saya ingin ingatkan bahwa negara kita Indonesia adalah negara besar, negara besar. Kita tahu semuanya bahwa kita memiliki 17 ribu pulau, 516 kabupaten/kota, 34 provinsi, 714 suku yang beragam, serta miliki 1.100 bahasa lokal yang berbeda-beda," ungkapnya.

Selain itu, Jokowi juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu pemerintah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Mengingat, belakangan ini banyak sekali ujaran kebencian yang disampaikan masyarakat di media sosial. "Tapi itu bukan santri-santri Ponpes. Itu yang lain. Saya tahu santri-santri di sini," ucapnya.

Setelahnya itu, Jokowi diminta pihak pesantren untuk menuliskan huruf Arab "ba" pada awalan kata Basmallah di Pembuataan Alquran Akbar.

Penulisan ini akan diteruskan oleh penulis Alquran Akbar yaitu Hayatudi. Adapun spesifikasi Alquran Akbar tersebut memiliki ukuran panjang 200 cm x lebar 150 cm dan menggunakan kertas HVS pesanan khusus.

Tebal Alquran Akbar adalah 315 lembar atau 25 cm dan beratnya 315 kg. Lama proses penulisan selama 24 bulan (2 tahun).

Ornamer dari Alquran Akbar ini adalah Anas Makruf dan jenis tulisan yang digunakan Khot Naskhi untuk isi Alquran serta Khot Tsuluts untuk nama-nama surat.

Metode Penulisan Alquran Akbar ini dengan menggunakan alat tulis tradisional berupa bambu yang diruncingkan, dan penulis selalu dalam keadaan suci dan berpuasa.

Untuk daya tahan Alquran Akbar ini, diperkirakan tak akan mengalami kelapukan hingga jangka waktu 150 tahun.[jat]

Tags

 
x