Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 17:47 WIB

Panggil Miryam, Pansus Tanya Soal Surat Pernyataan

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 17 Juni 2017 | 07:02 WIB
Panggil Miryam, Pansus Tanya Soal Surat Pernyataan
Anggota Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu mengatakan pihaknya memang telah mengajukan surat pemanggilan Miryam Haryani. Pemanggilan ini untuk mengonfirmasi soal surat pernyataan oleh Miryam.

"Nanti kami akan mengkonfirmasi tentang surat pernyataan atas nama Miryam Haryani yang ditandatangai di atas meterai tertanggal 8 mei 2017. Kami mau tanyakan apakah surat itu benar dibuat oleh Miryam," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (16/6/2017).

Ia menjelaskan pihakny ajuga nanti akan memanggil Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi. Agenda pemanggilan ini akan dilakukan setelah libur Hari Raya Idul Fitri.

"KPK belum, nanti setelah lebaran. Sekalian minal aidin wal faidzin. Saling bermaaf-maafan bersama seluruh komisioner," bebernya.

Ia menyataka, selain Miryam dan KPK, Pansus juga akan meminta keterangan sejumlah ahli dan akademisi. Dalam penyelidikan, bahan yang akan dikumpulkan adalah terkait pelaksanaan Undang-undang oleh lembaga antirasuah itu.

"Selain KPK, nanti kami undang para ahli, pakar, akademisi. Baik pro maupun menolak hak angket. Serta pihak-pihak yang kita anggap perlu kami undang dalam forum. Bahan apa yang dikumpulkan, tekait pelaksanaan UU oleh KPK. Rincinya nanti rapat panitia angket akan kita gelar secara terbuka untuk publik dan media agar publik juga tahu secara transparan fakta-fakta yang ada dalam panitia angket," jelasnya.

"Kita pasti tanya soal SOP KPK. Apakah SOP itu sudah berjalan dengan perundang-undangan. Sudah sesuai KUHAP atau belum," sambungnya.

Diketahui Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah terbentuk. Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa terpilih sebagai Ketua. Sedangkan, posisi Wakil Ketua diisi oleh Risa Mariska dari PDI Perjuangan, Dossy Iskandar dari Hanura dan Taufiqulhadi dari Partai NasDem.

Belum ada agenda lain yang dibahas Pansus selain memanggil Miryam dan membuka posko pengaduan. Miryam dipanggil untuk mengklarifikasi isu bahwa dirinya ditekan oleh sejumlah anggota Komisi III DPR untuk mencabut berkas acara pemeriksaan (BAP) terkait e-KTP. [hpy]

 
Embed Widget

x