Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 03:31 WIB

Alasan Golkar Tetap Ingin PT 25 Persen

Oleh : Agus Irawan | Jumat, 16 Juni 2017 | 16:56 WIB
Alasan Golkar Tetap Ingin PT 25 Persen
Ketua Fraksi Golkar Robert Joppy Kardinal - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Fraksi Golkar Robert Joppy Kardinal mengatakan, fraksinya tetap mengajukan angka 20-25 persen sebagai ambang batas pengajuan calon presiden atau presidential threshold (PT) di dalam RUU Pemilu.

"Ambang batas tidak menghilangkan hak seseorang tetapi untuk menjadi capres, namun pembatasan diberlakukan agar presiden terpilih benar-benar mumpuni," kata Robert di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Dia mengatakan, alasan lain Golkar tetap ingin mempertahankan PT sebesar 25-20 persen untuk membatasi jumlah capres yang akan maju nantinya.

"Kita melihat bupati saja ada thresholdnya, kenapa presiden tidak pakai threshold, emang mau berapa pasang yang mau jadi capres. Adanya thershold tersebut bukannya agar hak orang lain di singkirkan namun bisa milih orang yang berkualitas," ungkapnya.

Menurut dia ambang batas dibutuhkan supaya capres-cawapres yang maju tidak membawa kepentingan pribadi atau kelompok.

"Dari situlah bisa disaring, tidak seluruh orang bisa di sana, yang dikhawatirkan jangan-jangan ada yang mau capres-cawapres bisa paket hanya untuk cari duit sendiri. Hal ini bisa saja terjadi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Robert mengatakan Golkar akan berusaha meyakinkan seluruh fraksi soal usulan partainya yang ingin mempertahankan PT sebesar 20-25 persen.

"Kalau lobi politik siang, malam dan pagi, dengan ketemu saat buka puasa bersama suatu lobi juga, ya namanya berpolitik berkomunikasi terus," ujarnya.[jat]

Tags

 
Embed Widget

x