Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 08:53 WIB

Labfor Polda Selidiki Kebakaran Kantor BPJS Kediri

Oleh : - | Kamis, 15 Juni 2017 | 09:34 WIB
Labfor Polda Selidiki Kebakaran Kantor BPJS Kediri
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Kediri - Polresta Kediri meminta bantuan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk menyelidik kasus kebakaran di Kantor BPJS Kesehatan setempat. Sementara itu, berdasarkan hasil penyelidikan awal, api berasal dari konsleting listrik di ruang loby.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Sucipto mengakui, munculnya api pertama kali dari ruang loby pelayanan. Menurutnya, dari beberapa orang saksi yang sudah dimintai keterangan menjelaskan, penyebab kebakaran akibat korsleting listrik pada jaringan kabel komputer.

"Informasi awal dari pihak saksi akibat dari konsleting listrik. Kita datangkan Labfor untuk melakukan penyelidikan lebih komperhenship," jelas mantan KBO Reskrim Polres Kediri dan Polsek Pesantren ini, Kamis (15/6/2017) pagi.

Informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com menyebutkan, kebakaran di Kantor BPJS Kesehatan Kediri yang terletak di Jalan Hasanudin Nomor 57, Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota Kediri ini terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Awalnya, Juwen Ahmad (20) penjaga SMAN 7 Kota Kediri tengah melintas di depan kantor BPJS.

Pria dari Dusun Klaten, Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri ini mengaku melihat api yang berkobar di dalam kantor BPJS. Dia kemudian berhenti lalu membangunkan satpam Apotik Kimia Farma yang berada di sebelah kantor BPJS.

Selanjutnya, satpam Apotik berlari menuju pos satpam BPJS. Ternyata saat itu, satpam yang sedang berjaga tengah tertidur. Lalu, Dani Kartika (27) satpam BPJS bangun dan melihat api sudah membakar ruang tengah kantor BPJS.

Dani kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kediri Kota dan meminta bantuan mobil PMK. Dani mengaku, saat kejadian dia tengah berjaga bersama satu orang teman satpam yaitu, Fitrah. Tetapi Fitra sedang pergi keluar untuk membeli makan sahur.

Api berhasil dipadamkan satu jam setelah kejadian. Ada empat mobil PMK yang dikerahkan, tiga berasal dari PT Gudang Garam Tbk Kediri dan satunya dari Pemkot Kediri. Pihak kepolisian langsung memasang police line di sekitar lokasi.

Dari informasi petugas, api berasal dari arus pendek atau konsleting listrik pada komputer di ruang pelayanan. Mengingat komputer di dalam ruangan tersebut tidak pernah mati. Sementara itu, kerugian materi akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp 100 juta. [beritajatim]

Tags

 
x