Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 28 Juni 2017 | 10:42 WIB

PT KAI Daop IX Siapkan 83 Petugas Ekstra

Oleh : - | Rabu, 14 Juni 2017 | 20:42 WIB
PT KAI Daop IX Siapkan 83 Petugas Ekstra
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Banyuwangi - PT. Kereta Api (KAI) Daerah Operasional (Daop) IX Jember menugaskan sebanyak 83 orang dengan kriteria khusus.

Dari jumlah itu sebanyak 61 petugas akan ditempatkan untuk penjaga perlintasan kereta api liar atau tanpa palang pintu mulai Stasiun Bangil hingga Stasiun Banyuwangi Baru.

Sementara itu, 22 petugas lainnya ditugaskan untuk menjaga daerah rawan bencana. Penjagaan ini dilakukan mengantisipasi kecelakaan, menyusul padanya jalur lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran 2017.

"Ada 61 petugas dari PT. KAI yang akan menjaga 61 perlintasan. Dan ada 22 petugas yang ditempatkan di daerah rawan bencana. Mereka bertugas 24 jam selama 27 hari 15 Juni hingga 11 Juli nanti. Kita antisipasi kecelakaan di titik-titik rawan," ujar Luqman Arif, Manager Humas PT. KAI Daops IX Jember, Rabu (14/6/2017).

Nantinya, kata Luqman, khusus untuk petugas ekstra penjaga pintu perlintasan liar mereka akan ditempatkan di sepanjang 39 titik pintu, mulai dari Bangil hingga Banyuwangi.

Saat ini, sepanjang rute perjalanan kereta api di Daop IX, ada sebanyak 378 perlintasan kereta api. 103 perlintasan sudah berpalang pintu dan terjaga petugas. Sementara sisanya masih ada 275 perlintasan yang dikategorikan liar dan tak terjaga petugas.

"Memang masih banyak yang belum terjaga. Ini ikhtiar kami agar tidak terjadi kecelakaan. Petugas yang kita siapkan akan melaporkan jika ada bencana. Kita antisipasi jangan sampai terhambat dan terjadi kecelakaan," ujarnya.

Selain itu, beberapa daerah rawan bencana di sepanjang jalur kereta juga mendapat perhatian. Selain menugaskan 22 orang petugas, PT KAI Daops IX Jember juga menyiapkan rambu-rambu menjelang perlintasan tak berpalang pintu.

"Kita berkordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di masing-masing kota/ kabupaten untuk memasang rambu-rambu sebelum jalur perlintasan kereta api. Kita nanti akan pasang banner untuk mengingatkan pengendara kendaraan yang akan melintasi jalur kereta," jelas Luqman.

Luqman menyebut, daerah rawan bencana yang perlu diwaspadai di sepanjang jalur kereta di wilayah Daops IX Jember yaitu, Kabat dan Rogojampi Banyuwangi, rawan tanah longsor di kawasan Pegunungan Gumitir maupun sejumlah jalur lainnya.

"Kalau banjir itu biasanya di daerah Kabat dan Rogojampi, bencana tanah longsor biasa rawan terjadi di daerah perbatasan Banyuwangi -Jember yaitu di Pegunungan Gumitir," pungkasnya.

Di samping 83 orang petugas ekstra yang disiapkan, PT KAI Daops IX Jember juga memaksimalkan 28 petugas untuk memeriksa jalur kereta api ekstra.[beritajatim]

Tags

 
x