Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Juni 2017 | 07:14 WIB

Penyerangan Novel Baswedan

Reaksi Kapolda Metro Jaya Soal Permintaan KPK

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 13 Juni 2017 | 15:54 WIB
Reaksi Kapolda Metro Jaya Soal Permintaan KPK
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan terkesan geram saat ditanya soal pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta kasus penyerangan pada penyidiknya Novel Baswedan ditarik dari Polda Metro Jaya ke Mabes Polri.

"Saya tanya tupoksinya gimana. Tupoksi penanganan itu gimana? Ada informasi apa kamu, kasih sini ke saya. Saya akan ungkap maksimal," tegas Iriawan ke media saat pantau tol Jakarta-Tangerang, Selasa (13/6/2017).

Mantan Kadiv Propam ini mengaku sudah maksimal mencari pelaku penyerangan penyidik senior KPK tersebut. Meskipun, hingga kini masih belum tentu titik terang.

"Kami maksimal soal itu, kan saksi itu sudah kami periksa soal itu. Beberapa yang dicurigai sudah diperiksa. Saya bilang tidak semua tindak pidana cepat dilakukan. Kita sih maunya cepat," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan, bahwa semua indivasi terkait penyerangan Penyidik KPK, Novel baswedan sudah diberikan kepada pihak kepolisian.

"Kami memberikan akses 100 persen kepada polisi bahkan sejak awal kami menyerahkan semua indivasi yang kira-kira dianggap bermanfaat untuk mengungkap siapa di balik penyerangan terhadap Mas Novel ini," kata Laode di Komplek Parlemen DPR, Jakarta, Selasa (18/4).

Lebih lanjut, dirinya berharap, polisi bisa segera mengusut tuntas kasus yang menimpa Novel tersebut. "Tentunya yang pertama kita minta kepada Mabes Polri dan sangat berharap dalam waktu yang tidak lama mendapatkan pelaku penyerangan itu," ujarnya.

Dirinya mengaku, KPK juga belum mengetahui siapa pelaku yang menyerang Novel dengan menggunakan air keras itu.

"Dan kalau kita tidak bisa mendapatkan pelakunya pasti kita juga tidak mengetahui siapa di balik itu," ucapnya.

Laode menambahkan, KPK sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membuat tim Khusus untuk bisa menemukan pelaku penyerangan air keras tersebut.

"Karena itu penting sekali kami berharap dan terima kasih juga kepada Mabes Polri kepada Kapolri dan Kapolda yang sudah bekerja dan membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan ini," pungkasnya.[jat]

 
x