Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 10:32 WIB

Hak Angket KPK

"Jangan Bangun Opini Pansus untuk Lemahkan KPK"

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:01 WIB
Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Dossy Iskandar - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Dossy Iskandar meminta kepada semua pihak tidak menggiring opini bahwa seolah-olah pansus ini bekerja untuk melemahkan lembaga KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia.

"Menurut saya, tidak boleh dikonstruksi didepan padahal angket sedang berjalan prosesnya seolah-olah ini melemahkan, kemudian lainnya, tidak ada pikiran seperti itu," kata Dossy kepada INILAHCOM, Senin (12/6/2017).

Anggota DPR Fraksi Partai Hanura itu mengatakan dulu yang bentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah mitranya yakni Komisi III DPR, sehingga mengetahui fungsinya seperti apa, efektifitasnya seperti apa, ketidakefektifannya apa.

"Karena itu, kita minta masyarakat jangan terpengaruh, lihat data dan fakta kan banyak hal itu," ujar anggota Komisi III itu.

Ia mempertanyakan soal data informasi manajemen, sprindik, dakwaan, BAP saksi bocor, apakah hal tersebut tidak melanggar SOP. Kemudian, soal ketaatan penggunaan anggaran padahal BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sudah memberikan temuan-temuan tapi tidak tindaklanjutnya belum ada.

"Kemudian menata SDM (sumber daya manusia) didalam, kan tidak boleh penyidik ada konflik dengan komisioner misalnya sampai turun SP2 kepada penyidik, ini kan ada apa? Ini harus dibenahi, masa kita biarkan. Kan KPK juga bukan lembaga untargetable (tidak bisa disentuh) kan?," jelas dia.

Jadi, kata Dossy, didalam angket seluruh lembaga negara bisa diangket karena merupakan fungsi DPR itu rakyat. Kalau ini berjalan terus, maka siapa saja yang menjadi anggota DPR tetap ada angket.[ris]

 
x