Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 16:15 WIB

Kasus Amien Rais Ga Bakal Pengaruhi PAN

Oleh : Ivan Setyadi | Sabtu, 10 Juni 2017 | 03:07 WIB
Kasus Amien Rais Ga Bakal Pengaruhi PAN
Amien Rais - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) tengah menghadapi ujian setelah Amien Rais disebut menerima aliran dana dari kasus korupsi Alkes di Kementerian Kesehatan dengan terdakwa Siti Fadilah Supari.

Meski terus ditepis dan dianggap kental nuansa politis, penelusuran aliran dana ke rekening mantan Ketua Umum PAN itu bakal dikejar oleh KPK.

Dari sisi hukum, Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) & Advokat Peradi Petrus Selestinus menyebut kasus Amien Rais belum ada apa-apa. Sehingga tidak perlu dibesarkan. Dia mengingatkan bagaimana kombinasi politik dan hukum di Indonesia sejak dulu tak bbanyak perubahan.

"Sejak reformasi, sudah banyak pimpinan Partai Politik dan kader-kader Partai Politik di eksekutif, legislatif dan yudikatif ditangkap KPK dan diproses hukum bahkan hingga dipenjara, namun demikian perolehan kursi Partai Politik yang kader-kader dan pimpinan Partai Poltiknya yang terkena kasus korupsi tidak banyak berubah," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (9/6/2017).

Malahan sambung Petrus ada pimpinan Partai Politik itu kemudian mendirikan Partai Politik baru-pun Partai Politik baru itu tetap saja mendapat dukungan publik dan memperoleh kursi signifikan di Parlemen.

"Karena itu jika ada pertanyaan dari masyarakat terkait penyebutan nama Amien Rais dalam kasus korupsi Alkes Dokter Siti Fadilah Supari apakah akan bepengaruh pada penurunan kelercayaan masyarakat terhadap PAN, hal itu tidak banyak berpengaruh," ungkapnya.

Nama Amien Rais menjadi perbincangan teratas beberapa hari kebelekang. Musababnya, Amien disebut kerap menerima transferan uang dengan total Rp 600 juta dari terdakwa kasus korupsi dana Alkes, Siti Fadila Supari. Kontan, beragam reaksi bermunculan menanggapi kabar tersebut. Amien sendiri dengan tegas membantah. Bahkan, dia berusaha langsung mengklarifikasi ke KPK meski akhirnnya tak kesampaian.

Amien sendiri mengaku siap jika rekeningnya 'dibongkar' penyidik KPK. Namun Amien menyebut, KPK bukanlah lembaga yang selalu benar."Saya nggak takut kok diusut, tapi saya melihat KPK terjadi pembusukan dari tahun ke tahun. Bukan
tebang pilih, superdiskriminatif. Perkara Anda mau bela KPK, monggo. Kalau saya sebagai rakyat, yang punya pikiran yang membela kebenaran," katanya belum lama.

Dana ke Amien dari Yayasan SBF berasal dari PT Mitra Medidua dalam proyek alkes tersebut. PT Mitra Medidua merupakan supplier PT Indofarma Tbk, yang memenangi proyek alkes tersebut atas penunjukan langsung oleh Siti.

Penunjukan langsung terhadap PT Indofarma merupakan bentuk bantuan Siti terhadap PAN. Pengangkatan Siti sebagai Menteri Kesehatan merupakan hasil rekomendasi Muhammadiyah. Penunjukan langsung itu bermula saat Siti pasa

September 2005 beberapa kali bertemu dengan Direktur Utama PT Indofarma Global Medika dan Nuki Syahrun, selaku Ketua Soetrisno Bachir Foundation (SBF). Nuki merupakan adik ipar Soetrisno Bachir.

Sutrisno Bachir sebelumnya membenarkan memberikan sejumlah uang terhadap Amien Rais. Namun, dia membantah sumber uang itu dari hasil korupsi Alkes yang tengah menjerat Siti Fadilah.

 
x