Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 17:37 WIB

Jual Pil Karnopen, Pemuda Ini Diringkus Polisi

Oleh : - | Jumat, 9 Juni 2017 | 10:25 WIB
Jual Pil Karnopen, Pemuda Ini Diringkus Polisi
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Tuban - Seorang pemuda yang menjadi pengedar pil daftar G jenis Karnopen berhasil diringkus oleh petugas kepolisian jajaran Polsek Semanding, Kabupaten Tuban saat sedang menunggu pembelinya, Kamis (8/6/2017).

Pelaku pengedar pil terlarang itu diketahui bernama Devid Tunggul Prasetya (29), warga Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban. Yang mana pelaku diringkus oleh petugas Polsek Semanding di sebuah gubuk di pinggir tempat keramat atau Punden yang ada di desa setempat.

Informasi yang dihimpun, penangkapan pelaku pengedar Karnopen itu berawal saat anggota Polsek Semanding mendapatkan laporan dari warga. Yang mana tempat Punden yang ada di Desa Prunggahan Kulon tersebut sering dijadikan pelaku untuk bertransaksi mengedarkan pil terlarang itu.

"Kita dapat informasi bahwa di sekitar punden yang ada di Desa Prunggahan Kulon sering dijadikan tempat transaksi penjualan pil Karnopen. Kemudian tadi anggota langsung melakukan pengintaian," terang AKP Desis Susilo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban.

Ketika sampai di lokasi yang sekitar punden tersebut petugas mengetahui terdapat sebuah gubuk yang di situ terdapat orang yang mencurigakan. Setelah yakin bahwa itu merupakan pelaku pengedar pil Karnopen petugas langsung melakukan penangkapan saat pelaku sedang bertransaksi.

"Ternyata benar bahwa pelaku yang berada di gubuk itu membawa pil Karnopen dan telah melakukan transaksi menjual pil itu," tambahnya.

Saat dilakukan pengeledahan terhadap pemuda itu petugas menemukan sebanyak 80 butir pil Karnopen yang disimpan di sekitar tempat ia berada. Oleh pelaku pil tersebut dikemas dengan menggunakan plastik dan dijual kepada berbagai kalangan.

"Selain barang bukti sebanyak 80 butir pil yang belum dijual, kita juga mengamankan uang sebesar Rp 30 hasil penjualan saat sebelum ditangkap. Pelaku kini sudah diamankan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
x