Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:04 WIB

Ada Hatta Rajasa PAN Belum Kehabisan Tokoh Sentral

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 9 Juni 2017 | 08:01 WIB
Ada Hatta Rajasa PAN Belum Kehabisan Tokoh Sentral
Hatta Rajasa - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat politik Boni Hargenz menilai kasus dugaan korupsi alat kesehatan yang kini membelit Amien Rais, tidak akan membuat elit dan organisasi PAN terbelah.

"Pada akhirnya ini masalah personal Amien Rais. Konstelasi elite PAN tidak banyak terpengaruh," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (8/6/2017).

Ia juga menyatakan, meski nama Amien Rais yang kini terseret kasus tidak membuat PAN kalah bertartung dari sisi ketokohan yang memiliki pengaruh di level nasional. Pasalnya PAN masih punya tokoh sentral yang dianggap bisa membuat PAN tetap aman.

"Kita mesti ingat, Hatta Rajasa masih berpengaruh besar. Dan Hatta punya hubungan baik dengan pemerintah saat ini. PAN akan tetap aman lah," tandasnya.

Diketahui, dalam amar tuntutan mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah di pengadilan, Jaksa KPK menyebut Amien Rais menerima uang 6 kali dengan total Rp 600 juta. Uang itu ditransfer dari rekening Sekretaris Yayasan Soetrisno Bachir Foundation (SBF).

Dana ke Amien dari Yayasan SBF berasal dari PT Mitra Medidua dalam proyek alkes tersebut. PT Mitra Medidua merupakan supplier PT Indofarma Tbk, yang memenangi proyek alkes tersebut atas penunjukan langsung oleh Siti.

Penunjukan langsung terhadap PT Indofarma merupakan bentuk bantuan Siti terhadap Partai Amanat Nasional (PAN). Pengangkatan Siti sebagai Menteri Kesehatan merupakan hasil rekomendasi Muhammadiyah.

Penunjukan langsung itu bermusa saat Siti pasa September 2005 beberapa kali bertemu dengan Direktur Utama PT Indofarma Global Medika dan Nuki Syahrun, selaku Ketua Soetrisno Bachir Foundation (SBF). Nuki merupakan adik ipar Soetrisno Bachir.

Sutrisno Bachir sebelumnya membenarkan memberikan sejumlah uang terhadap Amien Rais. Namun, dia membantah sumber uang itu dari hasil korupsi Alkes yang tengah menjerat Siti Fadilah. [hpy]

 
Embed Widget

x